Daerah

Dampak Implementasi Autogate System, Bea Cukai Ngurah Rai Pangkas Waktu Layanan

408
×

Dampak Implementasi Autogate System, Bea Cukai Ngurah Rai Pangkas Waktu Layanan

Sebarkan artikel ini
Foto: Ist/Tika nasionalxpos.co.id

NASIONALXPOS.CO.ID, BADUNG – Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) Ngurah Rai melaksanakan seremoni implementasi penuh autogate system atas barang ekspor dan impor. Inovasi ini merupakan bagian integral dari program National Logistics Ecosystem (NLE) dan diharapkan dapat memfasilitasi perdagangan internasional sekaligus memperkuat dukungan terhadap ekspor lokal di Bali.

Kegiatan ini dilaksanakan langsung di halaman depan area kargo internasional Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai dengan dihadiri oleh beberapa instansi terkait serta perwakilan pengguna jasa yang beroperasi di bawah pengawasan bea cukai Ngurah Rai. Dalam acara yang sama juga disampaikan dukungan bea cukai dalam memangkas waktu dan biaya logistik melalui perluasan angkutan multimoda untuk proses ekspor dan impor dengan rute Bali-Surabaya.

Layanan multimoda ini memungkinkan proses ekspor impor dapat dilakukan dengan menggunakan satu agen khusus sehingga memangkas duplikasi proses dan biaya pihak ketiga. Atas implementasi autogate system, bea cukai Ngurah Rai mampu memangkas waktu layanan pemasukan dan pengeluaran barang dari 0,8 hari menjadi hanya 0,2 hari. Selain itu, efisiensi berhasil dilakukan dengan memangkas utilisasi sumber daya manusia dari 24 pegawai menjadi hanya 18 orang pegawai.

Bea cukai Ngurah Rai bersama dengan pengelola Tempat Penimbunan Sementara (TPS) telah secara bertahap menerapkan sistem TPS online untuk kegiatan ekspor dan impor dengan berbagai penyempurnaan.

Proses implementasi dilakukan sejak tahun 2021 dengan melakukan langkah-langkah strategis yaitu memberikan asistensi dan bimbingan teknis kepada TPS untuk percepatan penerapan autogate system ekspor dan impor, berkoordinasi dengan direktorat informasi kepabeanan dan cukai, kantor pusat Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk aktivasi autogate system TPS pada sistem CEISA, serta melakukan monitoring terhadap kelancaran arus barang ekspor melalui CEISA.

Tinggalkan Balasan