“Kita ingin pariwisata yang agak anjok di kuta pasca covid menggeliat kembali. Untuk di kedonganan khususnya di pantai kedonganan, kita akan mengusulkan adanya breakwater (pemecah ombak) yang dulu sempat akan dibuat, yang memang itu adalah aspirasi masyarakat. Selain itu masalah parkir juga akan kita rapikan, dimana akan diberlakukan kartu yang hanya bisa didapat di LPD dengan cara pemotongan tabungan warga tiap bulan, agar tidak ada lagi parkir liar,” terang pemilik Resto Kampung Seafood ini.
Selain itu, Bejo juga akan memperjuangkan pengurusan ijin nelayan yang terkesan sedikit lama karena kemungkinan faktor human error. Ia sangat berharap kepada partainya untuk dirinya bisa ditempatkan di komisi yang membidangi pariwisata. (Tik)













