by

Gelar Sosialisasi Pilkada KPU Sulut Bersinergi Dengan KBM Sulut

-Daerah, Nasional-304 views

NASIONAL XPOS.CO.ID SULAWESI UTARA | Momentum Pemilihan Kepala Daerah Provinsi sulawesi utara (Pilkada) serentak Tahun 2020 digelar masa pandemi Covid-19 ini menjadi problema dan fenomena dan dalam diskusi bersama KPU Sulut dan Keluarga Besar Marhaenis Sulut dalam kegiatan Sosialisasi KPU Sulut bertema ” Partisipasi Terhadap ¬†Penyadap Pilkada Sulut 2020″ berlokasi di Mingle coffie, Selasa (08/12/20020) hari ini.

Koordinator kegiatan kontrake yang akrab di panggil Bung rogen mengatakan bahwa KBM mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) agar pada hari pelaksanaan kiranya dapat mengukur pemilih mencapai 85 persen, keinginan pemilih yang bisa menggunakan hak suaranya.

Suara pembicara dalam kegiatan bung Sonny pangkey sebagai penggiat pemilu mengharapkan partisipasi pemilih dalam pilkada serentak tetap tinggi dilaksanakan di tengah pandemi. karena pemilih pemilih dapat menjadi salah satu indikator kualitas pelaksanaan pilkada disulut. karena pileg 2019 lalu menunjukan tingkat partisipasi pemilih rata2 80an persen secara nasional, walaupun tidak bisa torang bandingkan dengan situasi yang sebelum Covid19, oleh sebab itu kami mendorong antusiasme masyarakat terhadap pilkada 2020 agar lebih tinggi namun tetap mengikuti protokol kesehatan yg sudah ditetapkan.

Sementara pihak ormas bung Steven Sumolang menyebutkan untuk meningkatkan Partisipasi pemilih untuk mendapatkan bantuan pemerintah daerah (Pemda) bergerak bersama KPU dan Bawaslu meyakinkan masyarakat menggunakan hak pilih. Ketiga lembaga itu harus memastikan masyarakat dapat menggunakan hak pilih dengan aman dan nyaman, agar Masyarakat merasa bahwa TPS (tempat pemungutan suara) itu tempat yang bersih dan aman. Itu juga perlu ada sosialisasi, “tegas steven aktivis muda

Sementara bung Salman Saelangi selaku komisioner kpu Sulut menambahkan penyelenggaraan pilkada di tengah pandemi covid-19 wajib dilakukan dengan menerapkan adaptasi kebiasaan baru. Salah satunya penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Dengan begitu kualitas pilkada tetap terjaga. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir menggunakan hak pilih.

“Semua tingkat berjalan dengan baik dan tingkat partisipasi tinggi, tetapi kita semua harus selamat dan aman, pemilih atau penyelenggaranya,” tutur Saelangi.

Moderator Tevri Ngantung.SE dalam Kegiatan Sosialisasi KPU Sulut bekerja sama dengan KBM sulut memandu Sosialisasi ini agar efektif dan peserta berasal dari Ormas, OKP dan penggiat Pemilu.

kader gmni ini juga menyebut bahwa dalam proses tahapan pelaksanaan pilkada serentak yang akan dijalankn tgl 9 des 2020 ini kiranya berjalan aman dan lancar, karena kpu ini sdh sellu mensosialisasi ke publik sehingga kami yakin bhwa tgl 9 pilkda serentak pasti sukses.

(TEVRI)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed