by

Komisi D DPRD Cilacap dan Kades Tarisi Desak BBWS Segera Atasi Banjir

NASIONALXPOS.CO.ID, CILACAP- Tiga dusun di Desa Tarisi Kecamatan Wanareja Cilacap Jawa Tengah yakni Dusun Rangkasan, Cikaronjo dan Sidodadi tergenang air sudah beberapa hari.

Petugas BPBD Cilacap, Forkompimcam Wanareja dan ratusan relawan masih berjaga-jaga di beberapa posko yang ada. Banjir yang menggenangi tiga dusun tersebut sangat mengganggu aktifitas warga masyarakat.

Banjir Tarisi Foto Drone Junaedi

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Cilacap, Didi Yudi Cahyadi mengatakan bahwa kedatanganya di Desa Tarisi dalam rangga mengecek lokasi banjir dan penyaluran beberapa bantuam dari Dinas Sosial Kabupaten Cilacap.

Tonton juga video: Puluhan Rumah Warga Desa Kalibaru Terendam Banjir

“Saya bersama Dinsos turun langsung ke lapangan guna mengetahui keadaan banjir yang terjadi, disamping itu juga menyerahkan bantuan dari Dinsos, ” kata Didi Sabtu (21/11/2020).

Didi juga menyampaikan bahwa Kabupaten Cilacap siap menghadapi bencana banjir ini. Anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) di Kabupaten Cilacap tersedia 80 miliar, jelasnya.

Pihak DPRD juga sudah melakukan rapat dan menanyakan kepada Dinas Sosial dan BPBD Kabupatem Cilacap untuk mengecek kebutuhan dalam penanganan banjir maupun Covid-19.

“Jadi tidak ada alasan kalau Cilacap kekurangan, anggaran BTT yang tersedia cukup banyak yakni sekira 80 miliar, ” tambah Didi.

BBWS Jangan Setengah – Setengah

Disinggung masalah penanggulangan banjir yang terjadi di Cilacap khususnya di wilayah Barat, Didi menegaskan Balai Besar Wilayah Sungai Citanduy jangan setengah – setengah dalam menanganinya, kata Didi.

“Banjir yang terjadi di Desa Tarisi itu sudah dari tahun ke tahun srlalu banjir, saya minta BBWS Citanduy segera memperbaiki Aramco yang ambal mencumbat sungai Afoor sehingga arit tidak lancar dan menggenagi tiga dusun, ” tegas Didi.

Tonton juga video: Kota Tangerang Dikepung Banjir, Sungai Cisadane Siaga Satu

Pihak DPR D Kabupaten Cilacap akam secepatnya memanggil BBWS untuk membahas dan menangani banjir yang terjadi, baik BBWS Citanduy maupun BBWS Serayu Opak, pungkas Didi.

Kepala Desa Tarisi Kecamatan Wanareja: Jasimin

Sementara Kepala Desa Tarisi, Jasimin juga menyampaikan, banjir yang terjadi di Tarisi di samping akibat hujan juga akibat Aramco yang krmbali amblas dan menutupi saluran sungai Afoor, beber Jasimin.

“Saya selaku kepala desa juga sudah berkomunikasi dengan pihak BBWS Citanduy untuk meminta alat berat, tetapi sampai detik ini belum direalisasikan, ” ketusnya.

BBWS Citanduy harus segera mendatangkan alat berat untuk memperbaiki amblasnya Aramco yang ada di Cilongkrang, “kasihan warga kami yang selalu terkena banjir, ” tutup Jasimin. (Junaedi)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

News Feed