Daerah

KPRM PM Universitas Udayana Tetapkan Presiden dan Wakil Presiden BEM Tahun 2023

4727
×

KPRM PM Universitas Udayana Tetapkan Presiden dan Wakil Presiden BEM Tahun 2023

Sebarkan artikel ini
Presiden dan Wakil Presiden BEM Terpilih Universitas Udayana Tahun 2023 Foto: Ist

NASIONALXPOS.CO.ID, BADUNG -Akhirnya Pemilihan Mahasiswa Raya (Pemira) diselenggarakan Komisi Pemilu Raya Mahasiswa Pemerintah Mahasiswa Universitas Udayana (KPRM PM Unud) tahun 2022 menetapkan pasangan calon nomor urut 1, I Putu Bagus Padmanegara dan Raihan Faishal Muzhaffar menjadi Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Udayana Tahun 2023, di Ruang Bangsa, gedung Rektorat lantai 3, Jimbaran, kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Sabtu, (21/12/2022).

Hasil pemungutan suara dari 3 pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden BEM Unud Tahun 2023 tersebut masing-masing memperoleh perolehan suara, pasangan nomor urut 1, I Putu Bagus Padmanegara dan Raihan Faishal Muzhaffar 3.141 suara, pasangan nomor urut 2, I Wayan Yudha Jayananta dan B. Gede Edy Triana Adi Jaya 1.416 suara, sedangkan pasangan nomor 3, I Gede Adi Winaba dan Alfian Marko 2.330 suara dari total jumlah suara sebanyak 6887 suara atau hanya sekitar 26.4 % pemilih aktif, yang dilaksanakan pada tanggal 19 s/d 21 Desember 2022.

BACA JUGA :  Perkaya Informasi Kebencanaan Untuk Kurangi Risiko Bencana di NTB

Penetapan Presiden dan Wakil Presiden BEM Unud Tahun 2023 oleh KPRM PM Unud itu dihadiri oleh, Wakil Ketua DPM Unud, perwakilan Ketua BEM Unud, Ketua DKPP Unud beserta 2 anggota, Ketua KPRM Unud beserta 14 anggota, Ketua Bawasra beserta 2 anggota, Pasangan Calon Pemira BEM Unud, seluruh calon anggota Legislatif peserta Pemira Unud, dan tim sukses masing-masing pasangan calon Pemira Unud.

I Putu Bagus Padmanegara Presiden BEM terpilih Universitas Udayana Tahun 2023 menyampaikan pesan tersirat saat dirinya mengetahui memperoleh suara terbanyak, dengan mengatakan bahwa,

“Sebagai mahasiswa, tentunya dalam mengikuti Pemira, bukan hanya tentang mencari kemenangan, namun bagaimana bisa mengimplementasikan kontestasi yang sehat dan cerdas, untuk kepentingan Udayana. Tidak lagi ada nomor 1, 2, dan 3. Mulai hari ini, kita kembali Satu Udayana. Perjuangan baru dimulai, tidak ada kata lawan politik, kami terbuka untuk semua yang ingin berdedikasi kepada Udayana. Jadikan pasca pemira ini sebagai momentum kita ikut berperan, bergerak bersama membenahi PR dari instansi kita tercinta, memberikan pelayanan dan pengembangan yang maksimal kepada mahasiswa, baik dalam fasilitas perkuliahan, pengembangan minat bakat, dan sebagainya. Silahkan diingatkan, apabila kami keluar jalur dari visi dan misi yang dibawakan. Mari bergerak, kita bermetamorfosa bersama, ciptakan bangkitnya Udayana dan Indonesia,” Ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Presiden terpilih BEM Unud tahun 2023, Raihan Faishal Muzhaffar juga menyampaikan,

“Dari total hampir 7000 pemilih suara aktif tentunya kami ucapkan apresiasi serta terima kasih atas partisipasinya dalam pesta demokrasi ini. Karena memang proses transisi estafet kepemimpinan ini adalah suatu proses yang krusial dan tentunya ditunggu-tunggu oleh semua pihak, namun meskipun kami terpilih, rasanya memang sedikit kurang lega, karena mengingat hanya sekitar 26 persenan yang aktif memeriahkan pesta demokrasi. Dan kamipun tentunya menanti kontribusi dan dukungan teman-teman udayana untuk selalu memberikan gagasan dan inovasi terbaik demi kebaikan kampus pewahyu rakyat ini,” Ucap Raihan.

Ketua KPRM PM Universitas Udayana Tahun 2022 Shalahuddin Ali Basyah
Foto: Ist

Disaat yang sama, Ketua KPRM PM Universitas Udayana 2022 Shalahuddin Ali Basyah meyampaikan bahwa,

“Setelah melalui perjalanan panjang PEMIRA 2022 akhirnya kapal besar BEM Udayana telah menemukan sang nahkoda baru. Besar harapan saya, agar cita-cita untuk mereformasi sistem di organisasi ini mampu berjalan optimal dan sesuai apa yang diharapkan. Setelah mendengar berbagai gagasan yang ditawarkan pada saat seluruh rangkaian uji publik beberapa waktu lalu, membuat saya tidak sabar melihat wajah baru BEM Udayana, pastinya itu semua bertujuan untuk kesejahteraan mahasiswa dan kejayaan bagi Udayana. Dan saya harap banyaknya peningkatan partisipan dalam PEMIRA tahun ini dapat merepresentasikan segala bentuk dan wujud kecintaan juga kepedulian mahasiswa terhadap kampus ini, semoga bisa terus meningkat setiap tahunnya. Panjang umur dan tumbuh subur pejuang demokrasi!,” Ungkap Ali. (Uchan)