NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG – Polemik penyaluran bantuan sosial (bansos) yang dinilai salah sasaran di Desa Ranca Kalapa, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, berujung pada aksi cepat pemerintah desa. Seorang lansia lumpuh, Arwisah, yang sebelumnya tak mendapatkan bantuan, akhirnya menerima santunan langsung di rumahnya.
Mewakili Penjabat (Pj) Kepala Desa Ranca Kalapa Herman, Erik, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Desa Ranca Kalapa, bersama jajaran dan Ketua RT setempat, mendatangi kediaman Arwisah di RT 05 RW 02, Kamis (14/8/2025),
Kedatangan mereka untuk menyerahkan bingkisan dan sejumlah uang titipan dari Pj Kepala Desa sebagai bentuk kepedulian.
“Kami mewakili Pak Kepala Desa untuk menyampaikan amanat dan titipan ini kepada Ibu Arwisah. Mohon maaf beliau tidak dapat hadir karena masih dalam masa pemulihan,” ujar Erik.
Arwisah menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa haru.
“Saya sangat berterima kasih kepada Pak RT, Pak Kepala Desa, Pak Camat, dan semua pihak yang sudah membantu. Terima kasih juga kepada wartawan yang memberitakan kondisi saya sehingga pihak terkait tahu dan turun tangan,” ucapnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Ahmad, saudara angkatnya yang selama ini merawat dan memberinya makan, meski tidak memiliki pekerjaan tetap.
Selain menyerahkan bantuan, Erik juga meluruskan kabar yang menyebut penyaluran bansos lebih condong ke warga tertentu.
“Kalau ada anggapan seperti itu, terus terang tidak benar. Kami dan para ketua RT selalu berupaya agar bansos dibagikan merata sesuai data penerima yang sudah tercatat di pusat. Kami tidak bisa mengalihkan hak si A ke si B meskipun si B lebih layak, karena ada aturan dan sanksinya,” tegas Erik.
Ia menjelaskan, sebagian data penerima masih menggunakan data lama yang dihimpun oleh almarhum Ketua TKSK. Proses pembaruan dilakukan secara bertahap.
“Sambil berjalan, kami terus memverifikasi, meninjau ulang, dan memperbarui data agar bantuan tepat sasaran. Terima kasih kepada media yang membantu menjadi kontrol sosial,” pungkasnya.
Dengan adanya tindakan cepat ini, pemerintah desa berharap masalah bansos salah sasaran di Ranca Kalapa dapat segera teratasi dan penyaluran ke depan lebih transparan. (M.Edi)












