Saat dikonfirmasi, Manajer ULP PLN Blora, Suwardoyo, hanya memberikan respons singkat tanpa penjelasan detail terkait penyebab maupun estimasi penanganan.
“Enjih, kami infokan ke petugas,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Jawaban tersebut dinilai normatif dan belum menjawab keresahan warga yang terdampak langsung. Tidak adanya informasi resmi terkait penyebab padamnya listrik maupun estimasi waktu pemulihan memperkuat kesan lemahnya transparansi layanan.
Hingga berita ini diterbitkan, listrik di Dukuh Ngumbul masih belum menyala dan belum terlihat aktivitas perbaikan di lapangan. Warga mendesak PLN untuk segera turun tangan serta meningkatkan respons cepat, terlebih di tengah kebutuhan masyarakat yang meningkat selama bulan Ramadan. (Riyan)













