Tangerang Raya

PWI Kota Tangerang Serahkan SK ke Kesbangpol, Wawan Fauzi: Peran Media Bisa Berdampak Besar hingga Fatal

5
×

PWI Kota Tangerang Serahkan SK ke Kesbangpol, Wawan Fauzi: Peran Media Bisa Berdampak Besar hingga Fatal

Sebarkan artikel ini
IMG 20260807 WA0052
Ketua PWI Kota Tangerang, R. Herwanto, bersama jajaran pengurus melakukan silaturahmi sekaligus menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan dan data anggota kepada Kepala Kesbangpol Kota Tangerang, Wawan Fauzi, di Kantor Kesbangpol Kota Tangerang, Rabu (6/8/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi antara pemerintah dan insan pers dalam menjaga stabilitas serta kondusivitas di Kota Tangerang. (Istimewa)

NASIONALXPOS.CO.ID, KOTA TANGERANG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tangerang menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan beserta data anggota kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Tangerang dalam kunjungan silaturahmi yang berlangsung pada Rabu (6/8/2026).

Rombongan PWI Kota Tangerang yang dipimpin Ketua PWI Kota Tangerang, R. Herwanto, diterima langsung Kepala Kesbangpol Kota Tangerang, Wawan Fauzi, di ruang kerjanya.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Pertemuan tersebut menjadi ajang memperkuat sinergi antara organisasi profesi wartawan dengan Pemerintah Kota Tangerang, khususnya dalam menjaga stabilitas sosial, keamanan, dan ketertiban masyarakat melalui penyebaran informasi yang bertanggung jawab.

Kepala Kesbangpol Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menegaskan bahwa media memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, informasi yang disampaikan media mampu memengaruhi cara pandang publik sehingga harus dikelola secara profesional dan berlandaskan etika jurnalistik.

“Peran media sangat vital. Dampaknya bisa sangat besar, bahkan fatal jika tidak dikelola dengan baik. Karena masyarakat sering menjadikan media sebagai rujukan utama,” ujar Wawan.

Ia menjelaskan, Kesbangpol memiliki fungsi berbeda dibanding Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya. Selain melakukan pembinaan terhadap organisasi kemasyarakatan, Kesbangpol juga bertugas melakukan analisis terhadap kondisi sosial, politik, ekonomi, hingga potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami melakukan pemantauan, identifikasi, dan koordinasi lintas sektor. Prinsipnya, pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, tidak selalu terlihat, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.

Menurut Wawan, kolaborasi dengan media menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan situasi yang kondusif sekaligus membangun citra positif Kota Tangerang sebagai daerah yang aman, nyaman, dan ramah investasi.

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri membangun citra daerah. Media menjadi booster yang mampu membentuk opini publik bahwa Kota Tangerang merupakan kota yang aman, nyaman, dan terbuka bagi investasi,” tuturnya.

Ia juga menyoroti tantangan perkembangan teknologi informasi di era digital. Menurutnya, generasi muda saat ini lebih banyak mengakses informasi melalui gawai, namun belum semuanya memahami keberadaan dan fungsi organisasi profesi wartawan seperti PWI.

“Saat ini ada gap informasi. Generasi gadget banyak yang belum mengenal PWI. Ini menjadi tantangan bersama agar organisasi profesi tetap dikenal dan dipercaya masyarakat,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kota Tangerang, R. Herwanto, mengatakan peningkatan kualitas sumber daya manusia wartawan menjadi fokus utama kepengurusannya. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong seluruh anggota mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Menurutnya, UKW merupakan standar kompetensi yang harus dimiliki wartawan agar mampu menghasilkan karya jurnalistik yang profesional, akurat, dan sesuai Kode Etik Jurnalistik.

“Yang menyatakan seseorang itu wartawan bukan PWI, melainkan redaksi media tempatnya bekerja. Setelah mendapat rekomendasi, kami memfasilitasi UKW. Jika dinyatakan kompeten, baru diterbitkan kartu anggota PWI,” jelas Herwanto.

Ia menambahkan, PWI Kota Tangerang terus menjalankan program organisasi sesuai ketentuan PWI Pusat, termasuk memperkuat kemandirian organisasi melalui berbagai kegiatan dan usaha yang sah.

Selain rutin berpartisipasi dalam peringatan Hari Pers Nasional (HPN), PWI Kota Tangerang juga berencana mengirim sekitar 30 anggotanya untuk mengikuti agenda nasional di Bandar Lampung pada April 2027.

Di sisi lain, Herwanto menegaskan bahwa organisasi tidak akan mentoleransi pelanggaran kode etik jurnalistik. Setiap laporan dugaan pelanggaran akan diproses sesuai mekanisme organisasi melalui Dewan Kehormatan PWI.

“Kalau ada pelanggaran, kami laporkan ke Dewan Kehormatan. Mereka yang memiliki kewenangan memberikan sanksi, mulai dari teguran hingga pemberhentian sebagai anggota,” tegasnya.

Melalui pertemuan tersebut, PWI Kota Tangerang dan Kesbangpol berharap sinergi antara pemerintah dan insan pers dapat terus diperkuat guna menghadirkan informasi yang berkualitas sekaligus menjaga kondusivitas di Kota Tangerang.

Tinggalkan Balasan