Daerah

Ada Apa dengan 80 Pelajar Tangerang? Kemendagri Turun Langsung

3
×

Ada Apa dengan 80 Pelajar Tangerang? Kemendagri Turun Langsung

Sebarkan artikel ini
bank foto 4bqeW4UGYjH5cVRAAbef1789526499

TANGERANG — Sebanyak 80 pelajar SMP di Kota Tangerang mendapat pembekalan khusus dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Mereka dikumpulkan dalam kegiatan penguatan ideologi, karakter dan wawasan kebangsaan sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan bertajuk “Pelajar Ber-Karakter dan Ber-Wawasan Kebangsaan, Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Selasa (15/9/2026).

Advertisement
Banner dalan konten ‎file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Pesertanya merupakan perwakilan pelajar SMP negeri dan swasta di Kota Tangerang bersama guru pendamping. Kegiatan digelar Direktorat Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Dinas Pendidikan Kota Tangerang.

Direktur Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Politik dan PUM Kemendagri, Edison Siagian, turut hadir dan memberikan arahan kepada para pelajar.

Dalam kegiatan itu, para peserta diajak memahami nilai-nilai Pancasila, karakter serta wawasan kebangsaan dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Kesbangpol Kota Tangerang Wawan Fauzi mengatakan penguatan karakter dan wawasan kebangsaan penting diberikan sejak pelajar berada di bangku sekolah.

“Pelajar tidak hanya membutuhkan pengetahuan akademik, tetapi juga karakter dan wawasan kebangsaan. Nilai-nilai Pancasila harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat,” ujar Wawan.

Menurut Wawan, perkembangan teknologi dan media sosial membuat pelajar berhadapan dengan arus informasi yang semakin cepat. Kondisi tersebut membuat kemampuan menyaring informasi menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

“Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya informasi, anak-anak kita perlu memiliki karakter yang kuat. Mereka harus mampu menyaring informasi, menghargai perbedaan, menjaga persatuan, dan tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila,” katanya.

Ia berharap penguatan karakter dan wawasan kebangsaan tidak berhenti dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan karakter perlu terus dibangun melalui lingkungan sekolah, keluarga, pemerintah dan masyarakat.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan Hamry Gusman Zakaria dari Yayasan Pendidikan Laboratorium Pancasila sebagai narasumber. Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Edison Siagian menekankan pentingnya pemahaman pelajar terhadap perkembangan teknologi digital. Teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung pendidikan apabila digunakan secara tepat.

Pembekalan tersebut diarahkan untuk membentuk pelajar yang memiliki pemahaman terhadap nilai Pancasila, karakter dan wawasan kebangsaan. Mereka diharapkan menjadi bagian dari generasi yang akan memasuki usia produktif pada 2045.[advertorial]

TANGERANG — Sebanyak 80 pelajar SMP di Kota Tangerang mendapat pembekalan khusus dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Mereka dikumpulkan dalam kegiatan penguatan ideologi, karakter dan wawasan kebangsaan sebagai bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Kegiatan bertajuk “Pelajar Ber-Karakter dan Ber-Wawasan Kebangsaan, Menuju Indonesia Emas 2045” tersebut berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Selasa (15/9/2026).

Pesertanya merupakan perwakilan pelajar SMP negeri dan swasta di Kota Tangerang bersama guru pendamping. Kegiatan digelar Direktorat Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) serta Dinas Pendidikan Kota Tangerang.

Direktur Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Politik dan PUM Kemendagri, Edison Siagian, turut hadir dan memberikan arahan kepada para pelajar.

Dalam kegiatan itu, para peserta diajak memahami nilai-nilai Pancasila, karakter serta wawasan kebangsaan dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Kesbangpol Kota Tangerang Wawan Fauzi mengatakan penguatan karakter dan wawasan kebangsaan penting diberikan sejak pelajar berada di bangku sekolah.

“Pelajar tidak hanya membutuhkan pengetahuan akademik, tetapi juga karakter dan wawasan kebangsaan. Nilai-nilai Pancasila harus menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat,” ujar Wawan.

Menurut Wawan, perkembangan teknologi dan media sosial membuat pelajar berhadapan dengan arus informasi yang semakin cepat. Kondisi tersebut membuat kemampuan menyaring informasi menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

“Di tengah perkembangan teknologi dan derasnya informasi, anak-anak kita perlu memiliki karakter yang kuat. Mereka harus mampu menyaring informasi, menghargai perbedaan, menjaga persatuan, dan tetap berpegang pada nilai-nilai Pancasila,” katanya.

Ia berharap penguatan karakter dan wawasan kebangsaan tidak berhenti dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pendidikan karakter perlu terus dibangun melalui lingkungan sekolah, keluarga, pemerintah dan masyarakat.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan Hamry Gusman Zakaria dari Yayasan Pendidikan Laboratorium Pancasila sebagai narasumber. Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Edison Siagian menekankan pentingnya pemahaman pelajar terhadap perkembangan teknologi digital. Teknologi dapat dimanfaatkan untuk mendukung pendidikan apabila digunakan secara tepat.

Pembekalan tersebut diarahkan untuk membentuk pelajar yang memiliki pemahaman terhadap nilai Pancasila, karakter dan wawasan kebangsaan. Mereka diharapkan menjadi bagian dari generasi yang akan memasuki usia produktif pada 2045.[advertorial]

 

Tinggalkan Balasan