Daerah

Sinergi dengan Pemerintah Pusat, Bupati Tabanan Hadiri Arahan Menpan RB

347
×

Sinergi dengan Pemerintah Pusat, Bupati Tabanan Hadiri Arahan Menpan RB

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, TABANAN —Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, dalam upaya bersinergi dengan pemerintah pusat, menerima dokumen haluan pembangunan Bali 100 Tahun (2025-2125) yang diserahkan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) kepada Bupati/Walikota beserta Ketua DPRD se Bali, senin (4/9/2023).

Kegiatan yang berlangsung di Wiswa Sabha Utama, kantor Gubernur Bali tersebut, berisi pengarahan Menpan RB tentang reformasi dan manajemen ASN yang dirangkaikan dengan penyerahan dokumen oleh Menpan RB, Abdullah Azwar Anas, dan dibuka oleh Gubernur Bali, Wayan Koster serta dihadiri oleh Sekda Bali, Bupati/Walikota Se Kabupaten/Kota di Bali, Ketua DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda dan para OPD di lingkungan Pemkab Tabanan.

Advertisement

Pengarahan yang dipimpin oleh Menpan RB, Azwar Anas, merupakan langkah penting dalam upaya reformasi dan peningkatan kualitas ASN di Indonesia.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Hadiri Pelantikan dan Pengukuhan APDESI Kabupaten Bekasi

Dalam sambutannya, Azwar Anas menekankan pentingnya peran ASN dalam menjalankan pemerintahan yang baik dan efisien. Pihaknya juga menyampaikan bahwa reformasi ASN adalah bagian dari upaya pemerintah untuk membangun birokrasi yang lebih transparan, akuntabel, dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Dalam penjelasannya siang itu, Menpan Anas tekankan tiga arahan Presiden Joko Widodo untuk reformasi birokrasi.

“Dalam waktu yang pendek, kami membuat deadline, berdasarkan arahan Bapak Presiden, kami buat rumusan, dalam satuan jumlah, bergerak untuk reformasi birokrasi berdampak,” Ujar Anas.

Di mana dari ketiga arahan tersebut, yang pertama adalah birokrasi yang berdampak, yang kedua reformasi birokrasi bukanlah tumpukan kertas semata dan yang ketiga, birokrasi harus lincah dan cepat.

Sementara itu, dalam penyerahan dokumen haluan pembangunan Bali 100 Tahun, Azwar Anas tegaskan agar dokumen ini ke depannya mampu menjadi pedoman bagi para pemerintah daerah dalam menjalankan pembangunan yang saling berintegrasi. Apresiasi juga diberikan kepada pemerintah Provinsi Bali karena menjadi daerah pertama yang mampu menciptakan landasan pembangunan berdasarkan Bali dari masa lalu, masa kini dan masa mendatang.

Terkait reformasi birokrasi, Gubernur Bali, Wayan Koster juga menyatakan upayanya dalam menjalankan program tersebut.

“Kami sudah berupaya seoptimal mungkin sesuai arahan bapak Presiden untuk melakukan reformasi birokrasi, mulai dari reformasi perangkat daerah yang ada di birokrasi oemerintah provinsi Bali. Saya masuk jadi Gubernur 2018 akhir, jadi saya langsung mematangkan, semula ada 49 perangkat daerah kita sederhanakan menjadi 36 perangkat daerah. Tapi kami menambah 2 perangkat daerah sesuai kebutuhan di Bali. Yang pertama adalah Dinas Pemajuan Masyarakat Adat dan yang kedua adalah Badan Riset Birokrasi Daerah,” ujar Gubernur Koster

Menanggapi sinergisitas yang dilakukan pemerintah pusat dalam menerapkan reformasi birokrasi, Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya, menyatakan keseriusannya dalam mendukung upaya yang dilakukan agar program dapat berjalan dengan optimal.

“Kami di Tabanan sangat mendukung upaya reformasi birokrasi yang dilakukan pemerintah Pusat dan sesuai dengan arahan, sudah barang tentu akan kami aplikasikan dan terapkan di pemerintahan kabupaten,” ujarnya singkat. (Amir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *