oleh

TMMD ke-112 Kodam II/Sriwijaya Dibuka Serentak Tersebar di 5 Wilayah Sumbagsel

-Nasional-47 views

NASIONALXPOS.CO.ID, PALEMBANG – Kodam II/Sriwijaya, kembali menggelar TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD). Pembukaan pelaksanaan TMMD Ke-112 Tahun 2021, digelar secara serentak di lima daerah yang tersebar di wilayah Sumbagsel, Rabu (15/9/2021).

Upacara pembukaan, dipimpin masing-masing pejabat Pemerintah Daerah (Pemda) di lima wilayah Sumbagsel dan kegiatan upacara pembukaan TMMD di tiap-tiap wilayah ini, juga dihadiri oleh unsur Forkopimda, Dinas/Instansi, Pejabat TNI/Polri, Ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat, perusahaan swasta/BUMD/BUMN, serta komponen masyarakat lainnya.

Sedangkan, sebagai peserta upacara akan melibatkan prajurit TNI, Polri, unsur dari Pemda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan komponen masyarakat lainnya.

Pada masing-masing lokasi TMMD, setelah dilaksanakan upacara pembukaan akan dilanjutkan dengan berbagai kegiatan Bakti Sosial (Baksos), antara lain, pelayanan vaksinasi, pembagian sembako dan lain sebagainya, serta dilanjutkan peninjauan ke lokasi TMMD.

Kapendam II/Sriwijaya Kolonel Caj Drs Jono Marjono mengatakan, bahwa, kegiatan TMMD Ke-112 Tahun 2021 dibuka oleh masing-masing Pimpinan daerah wilayah TMMD yang dilaksanakan secara serentak selama 30 hari, mulai 15 September hingga 14 Oktober 2021, dengan menerjunkan Satgas yang terdiri dari personel TNI, Polri, unsur pemerintah daerah dan masyarakat.

“Untuk wilayah Kodam II/Swj, kegiatan TMMD Ke-112 akan dilaksanakan di 5 Kabupaten/Kota di wilayah Sumbagsel, yakni di wilayah Kodim 0408/BS Korem 041/Gamas Provinsi Bengkulu, Kodim 0416/BUTE Korem 042/Gapu Provinsi Jambi, Kodim 0426/TL Korem 043/Gatam Prov. Lampung, Kodim 0406/LLG Korem 044/Gapo Provinsi Sumsel dan Kodim 0414/Belitung Korem 045/Gaya Provinsi Kepulauan Bangka-Belitung (Babel),” terang Kapendam, Rabu 15/9/2021.

Lanjut Kapendam, adapun sasarannya meliputi sasaran fisik, berupa pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana fasilitas umum lain yang menjadi kebutuhan masyarakat di daerah, sehingga semakin meningkatkan roda perekonomian daerah serta terbukanya isolasi antar desa atau daerah terpencil, seperti pembuatan jalan, jembatan, gorong-gorong, rehab sarana ibadah, rehab rumah pra-sejahtera dan berbagai fasilitas umum lainnya.

“Sedangkan, sasaran non fisik yang diarahkan untuk mendorong tumbuhnya inovasi dan kreativitas masyarakat desa, antara lain meliputi penyuluhan kesadaran bela negara, kesadaran hukum, penyuluhan pertanian, peternakan, kesehatan dan KB, pengobatan gratis, penyuluhan bahaya narkoba, dan berbagai kegiatan non fisik lainnya,” jelas Kapendam.

Kapendam menambahkan, perlu diketahui bahwa TMMD merupakan perwujudan dari Operasi Bhakti TNI selain program Operasi Militer Selain Perang (OMSP). TMMD adalah program terpadu lintas sektoral, sehingga dalam penerapannya dan TNI tidak bekerja sendiri namun menggandeng banyak pihak.

“Mulai dari Departemen Pemerintahan, Lembaga Pemerintah Non Departemen, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Daerah dan komponen bangsa lainnya,” ujar Kapendam.

“Tujuan dari TMMD ini adalah membangun akselerasi pembangunan di daerah, mewujudkan rak juang yang tangguh dan memelihara serta meningkatkan Kemanunggalan TNI-Rakyat. Tema TMMD kali adalah TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri,” pungkas Kolonel Jono Marjono. (Siti Rohmah)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed