Daerah

Warga Desa Kohod Geruduk Proyek PIK 2, Tuntut Pembukaan Kali

678
×

Warga Desa Kohod Geruduk Proyek PIK 2, Tuntut Pembukaan Kali

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20250201 095944 1

NASIONALXPOS.CO.ID, KABUPATEN TANGERANG – Sejumlah warga Kampung Alar Indah, Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, melakukan aksi protes terhadap proyek Pantai Indak Kapuk (PIK) 2 pada hari Jumat. Aksi ini dipicu oleh pengurungan kali atau sungai yang dilakukan oleh pihak pengembang, yang mengakibatkan ratusan rumah di sekitar terendam banjir, (31/1/2025)

Salah seorang warga, yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, kami mendatangi lokasi proyek untuk meminta agar kali yang diurug oleh pengembang PIK 2 disodet agar air bisa mengalir ke laut. Ia menjelaskan bahwa pengurugan kali ini telah berlangsung selama beberapa bulan, menyebabkan air yang seharusnya mengalir ke laut malah menggenang di area pemukiman.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Banjir ini membuat aktivitas sehari-hari warga menjadi sulit.

“Pihak proyek yang kami temui mengatakan bahwa kali itu sudah dibeli, makanya mereka diuruk. Masak kali dijual-belikan?” ungkapnya dengan nada kecewa.

Ia juga menambahkan, kali yang lebar 6 meter sekarang sudah diurug di dekat laut. Ketika tidak hujan, air menggenang hingga setinggi mata kaki. Jika hujan turun, air bisa mencapai sebetis orang dewasa dan butuh berhari-hari untuk surut.

Beruntung, permintaan warga untuk membuka sedikit sodetan di kali yang terurug akhirnya dipenuhi oleh pihak proyek. Hal ini mengakibatkan aliran air di permukiman Kampung Alar Indah kembali lancar.

Tinggalkan Balasan