NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG – Warga Perumahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan lonjakan drastis tagihan gas bumi dari PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Keluhan tersebut muncul lantaran pembayaran bulanan yang terus meningkat, meskipun pemakaian gas disebut tidak mengalami perubahan berarti.
Salah seorang warga, Ali (65), yang telah menjadi pelanggan PGN sejak tahun 2024, mengaku awalnya tertarik menggunakan gas bumi karena dijanjikan lebih praktis dan hemat. Pemasangan jaringan gas pun dilakukan melalui sosialisasi yang digelar oleh ketua RT setempat.
“Awal pasang gas PGN tahun 2024. Bayar Rp300 ribu, bisa dicicil tiga kali. Saya cukup serahkan fotokopi KTP dan KK. Awalnya sih lancar dan murah,” ujar Ali saat ditemui wartawan NASIONALXPOS.CO.ID, Jumat (11/7/2025).
Ali menjelaskan bahwa di awal penggunaan, tagihan gas bulanannya hanya berkisar Rp80 ribu, hampir setara dengan dua tabung LPG 3 kilogram yang biasa ia gunakan setiap bulan. Namun belakangan, ia dibuat terkejut dengan tagihan yang melonjak tajam hingga mencapai angka Rp400 ribu pada bulan Juni 2025.
“Padahal pemakaian saya ya gitu-gitu aja tiap bulan. Tapi tagihannya naik terus. Terakhir sampai Rp400 ribu. Jelas saya kaget dan resah,” keluhnya.
Ali berharap PGN dapat memberikan penjelasan terbuka mengenai sistem perhitungan tagihan gas, serta memastikan agar pelanggan hanya membayar sesuai pemakaian riil.
“Jangan sampai kami yang pelanggan setia malah dirugikan. Harus ada transparansi,” tegasnya.
Hingga berita ini ditayangkan, redaksi NASIONALXPOS.CO.ID masih berupaya menghubungi pihak PGN untuk meminta klarifikasi resmi atas keluhan sejumlah warga. (Red)







