SERANG — Pemprov Banten tengah mendorong sejumlah program yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pendidikan dan kesehatan hingga penguatan ekonomi keluarga. Data yang disampaikan Gubernur Banten Andra Soni mencatat Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau lebih dari 6,6 juta warga, Program Sekolah Gratis mencakup 801 sekolah swasta, sementara 1.551 Koperasi Merah Putih telah dibentuk.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Andra saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) Ke-54 PKK Tingkat Provinsi Banten yang digelar di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Curug, Kota Serang, Rabu (16/9/2026).
Andra mengatakan, berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Banten memperkuat implementasi 10 Program Pokok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK).
“Tugas pemerintah adalah bagaimana kita bisa memenuhi apa yang menjadi harapan dari 10 Program Pokok PKK tersebut,” ujarnya.
Di sektor pendidikan, Pemprov Banten telah menggulirkan Program Sekolah Gratis yang menjangkau 801 sekolah swasta setingkat SMA, SMK, dan Sekolah Kebutuhan Khusus (SKh/SKK). Penerima manfaat program tersebut mencapai lebih dari 120.000 siswa.
Selain itu, terdapat Program Sarjana Penggerak Desa (SPD) berupa bantuan pendidikan dan penunjang hidup yang menyentuh 1.238 desa melalui skema Bantuan Keuangan Desa.
Di bidang kesehatan, Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) disebut telah menjangkau lebih dari 6,6 juta warga Banten. Program ini dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sekaligus mencegah stunting.
Sementara untuk memperkuat perekonomian dan ketahanan pangan keluarga, Pemprov Banten telah membangun 81 kilometer saluran irigasi dan membentuk 1.551 Koperasi Merah Putih.
Gubernur Andra juga menyampaikan perkembangan ekonomi Banten. Pada 2025, ekonomi Banten tumbuh sebesar 5,37 persen, lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 4,79 persen. Memasuki triwulan II tahun 2026, ekonomi kembali tumbuh 5,49 persen.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi modal optimisme untuk terus membangun kesejahteraan keluarga.
“Capaian pembangunan tersebut merupakan langkah awal dari sinergi dan kolaborasi yang semakin erat antara Tim Penggerak PKK dan Perangkat Daerah Pemprov Banten. Tujuannya adalah mewujudkan keluarga yang sehat, mandiri, sejahtera, dan berdaya sebagai fondasi pembangunan daerah,” tambah Gubernur Andra.
Ia juga berharap seluruh kader PKK Banten terus berinovasi dan berkontribusi nyata.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Andra turut menegaskan posisi keluarga dalam pembangunan daerah.
“Selamat Hari Kesatuan Gerak Ke-54 PKK. Sesuai dengan fungsinya, PKK merupakan benteng dalam mendidik keluarga, sekaligus menjadi unit terkecil dalam negara yang mempunyai peranan sangat penting,” ucap Gubernur Andra.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat, Tri Tito Karnavian.
“Gerakan PKK harus kembali meneguhkan jati dirinya dengan memperkuat dan mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK sebagai fondasi utama pemberdayaan masyarakat,” kata Tinawati.
Menurutnya, keluarga memiliki peran besar dalam membentuk kualitas dan karakter bangsa. Berdasarkan laporan tahunan PKK 2025, saat ini terdapat 91.600 kelembagaan TP PKK yang didukung oleh 2.079.639 kelompok PKK dan 6.364.671 kader relawan yang bekerja secara sukarela di tengah masyarakat.
“Kekuatan jaringan yang luas ini perlu diiringi dengan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepemimpinan kader agar mampu menjawab tantangan dan kebutuhan masyarakat,” ucapnya.
Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan Adhi Bhakti dari TP PKK Pusat Tahun 2026 kepada para kader yang telah mengabdi. Penghargaan Adhi Bhakti Utama untuk pengabdian 25 tahun diberikan kepada empat kader, Adhi Bhakti Madya untuk pengabdian 15 tahun kepada sembilan kader, dan Adhi Bhakti Pratama untuk pengabdian 10 tahun kepada tiga kader.
Gubernur Andra juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba dalam rangka HKG Ke-54 PKK.
Untuk kategori kabupaten, PKK Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, tampil luar biasa dengan menyapu bersih juara pertama pada lima cabang lomba, yakni Tertib Administrasi, Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital, Gelari Pelangi, Aku Hatinya PKK, serta Peduli Kesehatan Ayah, Ibu, dan Anak.
Sementara itu, untuk kategori kota, PKK Kelurahan Cibodas Baru, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, berhasil memenangi tiga cabang, yakni Lomba Tertib Administrasi, Aku Hatinya PKK, serta Peduli Kesehatan Ayah, Ibu, dan Anak.
Selanjutnya, Lomba Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital dimenangi oleh Kelurahan Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, sedangkan Lomba Gelari Pelangi diraih oleh Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. (advertorial)














