Daerah

Bupati Blora Dorong Ajaran Samin Masuk Sekolah di Peringatan 119 Tahun Perjuangan

74
×

Bupati Blora Dorong Ajaran Samin Masuk Sekolah di Peringatan 119 Tahun Perjuangan

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA – Peringatan 119 tahun perjuangan Samin Surosentiko berlangsung khidmat di Pendopo Pengayoman, Desa Ploso Kediren, Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora, Minggu (15/3/2026).

Acara budaya yang sarat nilai kearifan lokal ini dihadiri langsung oleh Bupati Blora, Arief Rohman, serta diikuti oleh Sedulur Sikep dari berbagai daerah seperti Bojonegoro, Ngawi, Pati, Grobogan, Madiun, Ponorogo hingga Rembang.

Mengusung tema “Nyawiji Guyub Nutugno Lakon”, peringatan ini menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus melanjutkan nilai-nilai perjuangan ajaran Samin yang dikenal menjunjung kejujuran, kesederhanaan, dan perlawanan tanpa kekerasan.

Rangkaian kegiatan dimulai sejak siang hari dengan tradisi Timbang Gunem atau dialog kebudayaan, dilanjutkan Srawung Adam Timur. Pada malam harinya digelar Lamporan dan Suluh Samin, serta ditutup dengan tradisi Brokohan atau makan bersama sebagai simbol persatuan.

Salah satu sesepuh Samin asal Pati, Gunretno, menyampaikan bahwa peringatan ini rutin digelar sejak 2022 sebagai upaya menjaga nilai perjuangan Mbah Samin agar tetap hidup di tengah masyarakat.

“Harapannya nilai-nilai perjuangan ini terus diteruskan oleh generasi sekarang,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman mengapresiasi komitmen Sedulur Sikep yang terus menjaga tradisi.

“Kami sangat mengapresiasi sedulur semua yang masih uri-uri tradisi yang luar biasa ini,” kata Arief.

Ia juga mendorong agar ajaran Samin tidak hanya dilestarikan secara budaya, tetapi juga masuk dalam dunia pendidikan sebagai literasi bagi generasi muda.

“Kalau bisa tulisan-tulisan tentang Samin diperluas dan dimasukkan ke perpustakaan, sehingga anak-anak sekolah memahami ajaran dan perjuangan beliau,” tegasnya.

Sebagai bentuk penghormatan, nama Samin Surosentiko telah diabadikan di sejumlah fasilitas publik di Blora, seperti Gedung Samin Surosentiko dan RSUD Randublatung.

Pemerintah Kabupaten Blora berharap sejarah perjuangan ini dapat dibukukan dan menjadi bahan ajar di sekolah, sehingga nilai-nilai luhur ajaran Samin tetap hidup dan relevan di era modern.

Acara semakin semarak dengan pembacaan puisi bertema perjuangan Samin oleh masyarakat yang hadir, menutup rangkaian peringatan dengan nuansa reflektif dan penuh makna. (Riyan)

Tinggalkan Balasan