Pendidikan

Anggaran Pemeliharaan SMAN 2 Mojokerto 2025 Disorot, Humas Sulit Dikonfirmasi

78
×

Anggaran Pemeliharaan SMAN 2 Mojokerto 2025 Disorot, Humas Sulit Dikonfirmasi

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, MOJOKERTO – Penggunaan anggaran negara untuk kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana di SMAN 2 Mojokerto tahun anggaran 2025 menjadi sorotan publik. Sejumlah awak media mulai menelusuri penggunaan dana tersebut guna memastikan pelaksanaannya berjalan transparan dan sesuai aturan yang berlaku.

Pemeliharaan fasilitas sekolah sejatinya menjadi hal penting untuk menunjang kenyamanan dan keamanan proses belajar mengajar. Namun hingga kini, informasi terkait jenis pekerjaan pemeliharaan, nilai anggaran, serta mekanisme pelaksanaannya masih belum disampaikan secara terbuka kepada publik.

Tim redaksi telah berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak sekolah guna mendapatkan penjelasan resmi terkait kegiatan tersebut. Konfirmasi dilakukan dengan mendatangi sekolah serta menghubungi Mat Suciadi selaku Humas SMAN 2 Mojokerto melalui pesan WhatsApp.

Awak media bermaksud menanyakan detail pekerjaan pemeliharaan sarana prasarana serta besaran anggaran yang dialokasikan pemerintah kepada sekolah tersebut. Hal ini penting untuk memastikan penggunaan dana negara benar-benar digunakan sesuai dengan kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Namun hingga saat ini, upaya konfirmasi tersebut belum membuahkan hasil.

Dalam pesan WhatsApp yang diterima redaksi pada Jumat (10/4/2026), pihak Humas menyampaikan dirinya sedang berada dalam perjalanan dari Polresta Mojokerto menuju Surabaya untuk menghadiri sebuah acara.

“Maaf saya ini dari Polresta langsung ke Surabaya ada acara,” tulisnya.

Ketika kembali dimintai waktu untuk konfirmasi lebih lanjut, baik melalui pertemuan langsung maupun wawancara singkat melalui telepon, jawaban yang diberikan masih belum memberikan kepastian.

“Belum bisa, masih banyak acara,” jawabnya singkat.

Minimnya respons dari pihak sekolah memunculkan tanda tanya di kalangan jurnalis yang tengah melakukan penelusuran terhadap penggunaan anggaran pemeliharaan tersebut.

Salah satu wartawan yang mengikuti proses konfirmasi, Widodo, menilai keterbukaan informasi sangat penting, terutama bagi lembaga pendidikan negeri yang menggunakan anggaran negara.

Menurutnya, transparansi akan mencegah munculnya spekulasi atau kecurigaan di tengah masyarakat.

“Media hanya menjalankan fungsi kontrol sosial untuk memastikan penggunaan anggaran publik berjalan transparan dan akuntabel. Kami berharap pihak sekolah dapat memberikan penjelasan secara terbuka,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa media tetap membuka ruang klarifikasi agar informasi yang disampaikan kepada publik dapat berimbang dan berdasarkan data yang utuh.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMAN 2 Mojokerto belum memberikan keterangan resmi terkait rincian kegiatan pemeliharaan sarana dan prasarana tahun 2025 yang tengah menjadi perhatian tersebut.

Redaksi masih membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak sekolah guna melengkapi informasi pada pemberitaan selanjutnya.

Pewarta: Agung Ch

Tinggalkan Balasan