Tangerang Raya

Internet IndiHome Lemot di Rajeg, Pelanggan Protes Kinerja Teknisi

145
×

Internet IndiHome Lemot di Rajeg, Pelanggan Protes Kinerja Teknisi

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG – Keluhan terhadap layanan internet IndiHome di wilayah Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, semakin menguat. Sejumlah pelanggan mengaku mengalami gangguan serius, mulai dari koneksi tidak stabil hingga kecepatan internet yang jauh di bawah paket yang dibayar.

Permasalahan ini mencuat pada Senin (27/04/2026), setelah warga melaporkan gangguan yang terjadi berulang dalam beberapa hari terakhir. Ironisnya, respons dari pihak teknisi di lapangan justru dinilai tidak memberikan solusi yang jelas dan cenderung normatif.

Risal Kurniawan, pengawas teknisi lapangan, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa pihaknya hanya memastikan jaringan sampai ke modem pelanggan dalam kondisi tertentu sesuai SOP.

“Kami memastikan jaringan sampai ke modem dengan browsing maksimal dan redaman di bawah -24. Jika pelanggan menambah router atau membagi jaringan, itu bukan tanggung jawab kami,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.

Pernyataan tersebut memicu kritik, karena dinilai tidak menyentuh persoalan utama yang dikeluhkan pelanggan, yakni ketidaksesuaian kecepatan internet dengan paket yang dibeli.

Seorang pengamat jaringan internet menegaskan bahwa kualitas layanan tidak bisa hanya diukur dari kemampuan browsing. Ia menyebut kecepatan dan stabilitas adalah indikator utama yang seharusnya menjadi perhatian teknisi.

“Kalau pelanggan berlangganan 75 Mbps tapi yang diterima hanya 20–30 Mbps, itu jelas tidak normal. Teknisi wajib menelusuri penyebabnya,” jelasnya.

Menurutnya, ada sejumlah potensi masalah teknis yang sering diabaikan, seperti:

  • Redaman fiber optik tinggi
  • Kualitas konektor buruk
  • Sambungan kabel tidak optimal
  • Gangguan pada distribusi jaringan

Kondisi ini membuat koneksi terlihat normal, namun sebenarnya tidak optimal dan merugikan pelanggan.

Situasi ini memunculkan dugaan adanya pembiaran dalam penanganan gangguan layanan. Pelanggan merasa tidak mendapatkan hak sesuai paket, sementara penanganan teknis dinilai tidak menyentuh akar masalah.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Telkom Indonesia selaku penyedia layanan belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang terjadi di wilayah Mekarsari.

Masyarakat berharap ada evaluasi menyeluruh serta peningkatan kualitas layanan, agar kepercayaan pelanggan tidak terus menurun. (Kdk)

Tinggalkan Balasan