Daerah

Urusan Tinja Rp2 Miliar! Disperkimtan Kota Tangerang Borong 2 Truk dan Selang 1,3 Kilometer

9
×

Urusan Tinja Rp2 Miliar! Disperkimtan Kota Tangerang Borong 2 Truk dan Selang 1,3 Kilometer

Sebarkan artikel ini
7148129 20201120043856

TANGERANG — Ada-ada saja yang menjadi perbincangan warga Kota Tangerang. Kali ini, perhatian publik tertuju pada pengadaan 2 unit Truk Vakum Tinja milik Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Tangerang yang dianggarkan melalui APBD Tahun 2026.

Berdasarkan data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), Disperkimtan mengalokasikan anggaran sebesar Rp1.967.098.000 untuk membeli 2 unit Truk Vakum Tinja berkapasitas maksimal 4.000 liter per unit.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Tak berhenti di situ, dinas tersebut juga menganggarkan Rp98.800.000 untuk membeli 1.300 meter selang spiral ukuran 2 inci melalui paket Belanja Selang Sedot Tinja.

Jika digabungkan, total anggaran yang disiapkan mencapai Rp2.065.898.000.

Angka tersebut sontak memancing berbagai komentar bernada humor di media sosial. Banyak yang membayangkan bagaimana panjangnya selang jika seluruh 1.300 meter itu disambung menjadi satu.

“Kalau disambung semua, truknya mungkin cukup parkir di jalan raya. Selangnya yang masuk sampai ke 13 RT,” tulis salah satu warganet.

Komentar lain tak kalah menggelitik.

“Selang sepanjang 1,3 kilometer itu bisa muterin lapangan bola lebih dari dua kali. Tinggal dipasang garis tengah, sudah jadi lintasan olahraga,” tulis akun lainnya.

Meski terdengar lucu, pengadaan tersebut memiliki fungsi operasional. Selang yang panjang dapat membantu armada menjangkau septic tank di lokasi yang sulit dimasuki kendaraan besar, sehingga truk tidak selalu harus berada tepat di depan titik penyedotan.

Menariknya, pada paket pengadaan truk vakum tinja, dokumen SiRUP mencantumkan bahwa paket tidak diperuntukkan bagi usaha kecil. Sementara itu, paket pengadaan selang sedot tinja justru diperuntukkan bagi usaha kecil dan menggunakan produk dalam negeri.

Kedua paket juga sama-sama tercatat memenuhi aspek Pengadaan Berkelanjutan (Sustainable Public Procurement/SPP) yang meliputi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Terlepas dari berbagai candaan yang bermunculan, masyarakat tentu berharap anggaran lebih dari Rp2 miliar tersebut benar-benar memberikan manfaat nyata bagi pelayanan sanitasi di Kota Tangerang.

Sebab pada akhirnya, yang paling penting bukan hanya truknya baru atau selangnya panjang, melainkan pelayanan penyedotan tinja yang semakin cepat, mudah dijangkau, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.. [cenks]

Tinggalkan Balasan