Daerah

Bupati Bungo Lantik 28 Datuk Rio Terpilih 2026, Tegaskan Jaga Adat dan Persatuan

13
×

Bupati Bungo Lantik 28 Datuk Rio Terpilih 2026, Tegaskan Jaga Adat dan Persatuan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260918 WA0003
Bupati Bungo melantik dan mengukuhkan gelar adat 28 Datuk Rio terpilih hasil Pemilihan Rio Serentak Kabupaten Bungo Tahun 2026 di Ruang Pola Kantor Bupati Bungo, Kamis (17/9/2026).

NASIONALXPOS.CO.ID, MUARA BUNGO – Bupati Bungo melantik sekaligus mengukuhkan gelar adat 28 Datuk Rio terpilih hasil Pemilihan Rio Serentak Kabupaten Bungo Tahun 2026. Prosesi berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Bungo, Kamis (17/9/2026).

Pelantikan tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan roda pemerintahan di tingkat dusun kembali berjalan setelah seluruh tahapan pemilihan selesai. Para Datuk Rio yang telah mendapat kepercayaan masyarakat diminta segera menjalankan amanah pemerintahan sekaligus menjaga keharmonisan warga.

Advertisement
Banner dalan konten ‎file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Dalam arahannya, Bupati Bungo menekankan agar pengelolaan keuangan desa dilakukan secara tertib, transparan, dan sesuai prosedur. Anggaran desa, kata Bupati, tidak boleh dipandang hanya sebagai persoalan administrasi, tetapi harus dikelola secara bertanggung jawab agar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kelola keuangan desa dengan baik dan sesuai prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Jangan sampai dalam pelaksanaannya menimbulkan persoalan di kemudian hari,” pesan Bupati.

Selain sebagai kepala pemerintahan di tingkat dusun, Datuk Rio juga memiliki kedudukan sebagai pemangku adat. Karena itu, mereka diminta mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan saat Pemilihan Rio Serentak.

Bupati menegaskan, perbedaan pilihan dalam pemilihan merupakan bagian dari proses demokrasi. Setelah pemilihan berakhir, seluruh masyarakat harus kembali bersatu untuk membangun dusun.

“Datuk Rio bukan hanya sebagai pemerintah desa, tetapi juga sebagai pemangku adat dan pemersatu masyarakat. Jangan ada lagi perpecahan setelah pemilihan Rio selesai,” tegasnya.

Bupati juga meminta para Datuk Rio merangkul masyarakat yang menang maupun yang kalah dalam pemilihan. Menurutnya, persatuan menjadi modal penting untuk menjalankan pembangunan dan pelayanan pemerintahan di tingkat dusun.

“Yang kalah dan yang menang dalam pemilihan harus sama-sama kita rangkul. Setelah pelantikan ini, tidak ada lagi kelompok-kelompok. Mari bersama-sama membangun dusun,” ujarnya.

Dengan pelantikan dan pengukuhan tersebut, para Datuk Rio diharapkan dapat menjalankan pemerintahan secara maksimal, menjaga stabilitas masyarakat, serta memperkuat pembangunan dari tingkat dusun.

Pengukuhan gelar adat sekaligus menegaskan dua tanggung jawab Datuk Rio, yakni sebagai penyelenggara pemerintahan dusun dan pemangku adat yang memiliki peran dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan masyarakat.

Bupati berharap seluruh Datuk Rio menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, mengutamakan kepentingan masyarakat, serta menjaga kepercayaan yang diberikan melalui Pemilihan Rio Serentak Kabupaten Bungo Tahun 2026. (fa)

Tinggalkan Balasan