NASIONALXPOS.CO.ID, JAMBI – Gerakan Jambi Bersholawat terus digelorakan di tengah masyarakat. Ketua TP PKK Provinsi Jambi sekaligus Ketua Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Provinsi Jambi, Hesti Haris, mengajak masyarakat memperbanyak sholawat serta menumbuhkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Ajakan tersebut disampaikan Hesti Haris saat menghadiri kegiatan Gerakan Jambi Bersholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Jami’ As-Sa’adah, Sukarejo, Thehok, Kota Jambi, Kamis (17/9/2026).
Kegiatan tersebut diselenggarakan MT Tahtaqu (Tahsin Tahfizh Qur’an) Masjid Jami’ As-Sa’adah Sukarejo Thehok Jambi bekerja sama dengan GAZACQU (Generasi Akhir Zaman Cinta Qur’an).
Hesti mengatakan, Gerakan Jambi Bersholawat telah dimulai sekitar satu tahun lalu dan terus diperkenalkan melalui berbagai kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.
“Gerakan Jambi Bersholawat ini sudah dimulai sejak satu tahun yang lalu. Setiap kegiatan yang kita laksanakan, kita selalu mengisinya dengan sholawat,” ujar Hesti.
Menurutnya, sholawat tidak hanya menjadi bagian dari kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengingat dan mengamalkan nilai-nilai yang diajarkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Hesti menyebutkan, Gerakan Jambi Bersholawat telah disosialisasikan ke 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Ia berharap gerakan tersebut terus berkembang dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.
Ia juga mengapresiasi kegiatan Maulid Nabi yang diisi dengan sholawat dan pembelajaran Al-Qur’an. Menurut Hesti, kegiatan seperti ini penting untuk mendekatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dengan Al-Qur’an sekaligus membangun akhlak yang baik.
Sementara itu, Ketua GAZACQU, Hj. Armoli Sofani, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut. Selain mempererat silaturahmi, kegiatan ini menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan masyarakat kepada Rasulullah SAW dan Al-Qur’an.
Melalui Gerakan Jambi Bersholawat, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadikan Maulid Nabi sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW serta memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial. (fa)














