Advetorial

Jalan Rusak 40 Tahun, Andra Soni Bikin Janji yang Ditunggu Warga

7
×

Jalan Rusak 40 Tahun, Andra Soni Bikin Janji yang Ditunggu Warga

Sebarkan artikel ini
IMG 20260812 WA0004

PANDEGLANG — Keluhan soal jalan rusak yang sudah dirasakan warga selama puluhan tahun akhirnya mendapat perhatian langsung dari Gubernur Banten Andra Soni.

Andra Soni mendatangi Kampung Buluh, Desa Cijaralang, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Rabu (12/8/2026), untuk melihat langsung kondisi jalan sekaligus mendengar keluhan masyarakat.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Kondisi jalan yang selama ini menjadi akses warga dinilai menyulitkan aktivitas sehari-hari, terutama ketika musim hujan. Bahkan, sejumlah tanjakan disebut sulit dilalui kendaraan.

Di hadapan warga, Andra Soni menyampaikan kabar yang selama ini ditunggu. Pemprov Banten berencana membangun jalan tersebut melalui Program Bangun Jalan Desa Sejahtera atau Bang Andra.

Meski status jalan berada di tingkat kabupaten atau desa, Andra Soni mengatakan pemerintah provinsi tetap harus melihat kebutuhan masyarakat.

“Memang jalannya jalan kabupaten atau jalan desa, tapi saya melihat masyarakatnya membutuhkan,” ujar Andra Soni.

Rencana pembangunan akan dimasukkan dalam perubahan APBD 2026. Untuk tahap awal, sekitar 700 meter hingga 1 kilometer jalan ditargetkan mulai dikerjakan pada Oktober 2026 dan akan dilanjutkan pada awal 2027.

Andra Soni juga meminta Dinas PUPR Provinsi Banten bersama pemerintah desa dan tokoh masyarakat menentukan titik yang paling mendesak untuk dibangun.

Tanjakan yang sulit dilewati saat musim hujan menjadi salah satu perhatian, terlebih kondisi tersebut menghambat kendaraan pelayanan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tak hanya jalan, tiga jembatan yang sudah berusia puluhan tahun juga diminta ikut diperiksa dan diperbaiki jika memang membutuhkan penanganan.

Persoalan drainase pun tidak luput dari perhatian. Andra Soni meminta pembangunan jalan nantinya tetap menyediakan saluran air dan tidak menutup drainase di depan rumah warga.

Jalan tersebut direncanakan memiliki lebar minimal empat meter.

Menurut Andra Soni, pembangunan jalan desa merupakan bagian dari upaya mengurangi kesenjangan infrastruktur sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Ia menyebut Pemprov Banten pada 2025 telah membangun sekitar 71 kilometer jalan desa dengan konstruksi beton dan sekitar 407 kilometer jalan lingkungan.

Namun, pembangunan infrastruktur di Banten tetap dilakukan secara bertahap mengingat luas wilayah dan jumlah penduduk yang hampir mencapai 13 juta jiwa.

Andra Soni juga meminta warga bersabar selama proses pembangunan, khususnya setelah jalan beton selesai dikerjakan.

Beton, kata dia, membutuhkan waktu sekitar 28 hari untuk mengering dan mencapai kekuatan yang diperlukan. Karena itu, jalan tidak boleh dilalui sementara agar hasil pembangunan dapat bertahan lama.

Sementara itu, Kepala Desa Cijaralang Sa’i mengaku senang dengan kedatangan langsung Gubernur Banten ke wilayahnya.

Menurutnya, masyarakat selama ini berharap ada pemimpin yang datang langsung melihat kondisi jalan yang mereka gunakan sehari-hari.

“Ini kebahagiaan bagi kami masyarakat Desa Cijaralang. Kami sudah lama berharap ada pemimpin yang datang ke desa kami dan mendengar langsung aspirasi masyarakat,” kata Sa’i.

Ia berharap pembangunan segera direalisasikan, khususnya ruas Cikadu-Cengkok yang memiliki panjang sekitar 3.600 meter.

Harapan serupa disampaikan tokoh pemuda setempat, Mansur. Ia mengatakan kondisi jalan tersebut bukan persoalan baru karena sudah dirasakan masyarakat selama puluhan tahun.

Mansur bahkan mengaku sejak masih sekolah sudah merasakan sulitnya melintasi jalan tersebut. Ia mengatakan warga yang berjalan kaki kerap terjatuh karena kondisi jalan.

“Saya tahun ini genap 40 tahun dan selama 40 tahun seperti ini saja jalannya. Waktu sekolah dulu kami jalan kaki dan sering jatuh,” ungkapnya.

Bagi Mansur, kedatangan Andra Soni menjadi momen penting bagi warga Kampung Buluh. Ia berharap janji pembangunan yang disampaikan gubernur benar-benar terealisasi sehingga masyarakat tidak lagi harus bertahun-tahun melewati jalan dalam kondisi sulit.

“Kami berterima kasih Pak Gubernur sudah datang langsung. Harapan kami jalan ini benar-benar dibangun karena sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya. [advertorial]

Tinggalkan Balasan