DaerahPemerintahan

Imigrasi Singaraja Laksanakan Program Paspor Masuk Desa

3097
×

Imigrasi Singaraja Laksanakan Program Paspor Masuk Desa

Sebarkan artikel ini
Screenshot 20220803 214512 OneDrive

NASIONALXPOS.CO.ID, BULELENG – Untuk menyemarakkan Hari Dharma karya Dika yang jatuh pada tanggal 19 Agustus 2022 ke-77, kantor imigrasi kelas II TPI Singaraja Kanwil Kemenkumham Bali melaksanakan program PMD (Paspor Masuk Desa) di Desa Liligundi, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng. Selasa, (2-8-2022)

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Imigrasi kelas II TPI Singaraja Nanang Mustofa beserta Tim Paspor imigrasi, koordinator Sanggar seni Santhi Budaya Desa Liligundi beserta masyarakat Desa Liligundi, Singaraja.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja Nanang Mustofa menyampaikan bahwa kegiatan paspor masuk desa merupakan program yang
dilaksanakan dalam rangka menyemarakkan Hari Dharma Karya Dika (HDKD) ke-77 Kementerian Hukum dan HAM.

“Kegiatan yang kami lakukan ini semata-mata bertujuan untuk mendekatkan kantor Imigrasi kepada masyarakat khususnya, serta membantu masyarakat dalam memperoleh paspor dengan cepat.” Ucapnya.

Screenshot 20220803 214742 OneDrive
Pembuatan PMD di Desa liligundi, buleleng.
Foto : humas Imigrasi Buleleng

“Membuat paspor saat ini sudah sangat mudah melalui aplikasi M-Paspor, namun khusus dalam rangka HDKD ini, melalui kegiatan paspor masuk desa, masyarakat akan dipermudah tanpa harus melalui aplikasi M-Paspor.” Pungkas nanang.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Koordinator sanggar seni I Gusti Ngurah Eka Prasetya menyampaikan ucapan terimakasih atas program Paspor Masuk Desa yang diinisiasi oleh Pihak Imigrasi singaraja.

“Kami sangat berterimakasih atas program yang sangat membantu ini, karena dapat memudahkan anak -anak kami dalam pembuatan paspor, untuk melaksanakan misi ke Cheonan International Festival di korea selatan mengikuti kompetisi di dunia internasional dalam bentuk tari dan gamelan.” Ucapnya. (Uchan)

Tinggalkan Balasan