Daerah

ODGJ Lelaki Berkeliaran di Halaman SDN Mekarmukti 01 Sambil Garuk mengeluarkan Kelaminnya

526
×

ODGJ Lelaki Berkeliaran di Halaman SDN Mekarmukti 01 Sambil Garuk mengeluarkan Kelaminnya

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BEKASI – Warga Masyarakat yang mayoritas para ibu rumah tangga sedang menunggu anaknya keluar dari Sekolah SDN Mekarmukti 01 diramaikan terkait kasus Dugaan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Cikarang utara kabupaten Bekasi, Pelaku diduga berinisial YN (20th) salah satu warga Desa Pasir Gombong Kabupaten Bekasi.

Para orang tua yang anaknya bersekolah di SDN Mekarmukti 01 mengaku resah hingga merasa khawatir sebab dalam beberapa hari terakhir ini siswi mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari yang diduga seorang ODGJ.

“Serem bu, kemarin saya liat dia hampir buka celana dihadapan ibu-ibu sampai garuk-garuk kelaminnya, untung anak-anak sudah masuk kelas. Belum lagi kemarin dia masuk kekelas 5 anak-anak langsung lari, ada juga anak yang dipeluk sampai nangis dan dia berani ngeluarin kemaluannya didepan anak-anak katanya kelas 1,” ungkap salah satu wali murid kepada media, selasa 25 juli 2023.

Kepala Sekolah SDN Mekarmukti 01 juga mengaku resah dengan keberadaan ODGJ tersebut,dirinya mengatakan” resah ya. Pihak sekolah sudah memberi himbauan kepada anak-anak serta Dewan Guru untuk selalu waspada kepada orang asing dan untuk keamanan sendiri kita juga sudah berusaha agar tidak ada akses masuk untuk orang itu.

Berawal dari Orang Depresi Gangguan Jiwa (ODGJ) yang sering datang di lingkup desa mekarmukti sampai memasuki kawasan sekolah SDN Mekarmukti 01 hingga terjadilah beberapa tindakan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh ODGJ tersebut kepada beberapa Siswi seperti mengeluarkan kemaluannya hingga memeluk anak-anak.

Mendengar hal tersebut, tim media mencoba melakukan investigasi serta melaporkan kejadian yang sedang meresahkan tersebut kepada pihak Bhabinkamtibnas Mekarmukti.

Setelah mendapat laporan kemudian Bhabinkamtibnas serta aparat Desa Mekarmukti mencoba mendatangi rumah diduga ODGJ tersebut dengan memberitahu keluarganya tentang keluhan warga masyarakat sekolah SDN Mekarmukti 01 terkait tindakan yang diduga Pelecehan Seksual yang dilakukan (YN), dengan harapan keluarga agar bisa lebih mengawasi YN yang diduga ODGJ agar tidak berkeliaran sendiri apalagi hingga datang ke sekolah-sekolah.

Namun setelah Kunjungan aparat Desa Mekarmukti (wilayah kejadian) serta Bhabinkamtibnas Mekarmukti kerumahnya, teguran tersebut tidak diindahkan oleh pihak keluarga, pasalnya YN yang diduga ODGJ kembali mendatangi sekolah SDN Mekarmukti 01 masih dihari yang sama.

Mendapati hal tersebut, Anggota Wartawan Indonesia Bangkit Bersama (AWIBB) Bekasi Raya  mencoba mendatangi Desa Pasir Gombong guna memberitahu keresahan yang sedang terjadi, Pihak Sekdes Desa Pasir gombong mengaku belum mengetahui tentang kabar ODGJ yang melalukan tindakan asusila tersebut, Terpisah Turik selaku Ketua RT 03 Pasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara, alamat YN tinggal mengakui bahwa YN memang mengalami sedikit gangguan jiwa semenjak ibunya meninggal dunia, dia memang sedikit terganggu, sudah 2kali juga masuk Dinas Sosial. Pihak puskesmas menyarankan agar YN bisa direhabilitasi, tapi dari keluarga menolak dengan alasan takut terlantar padahal dia disini juga tinggalnya sendiri. Ibunya meninggal dunia sedangkan bapaknya seorang kuli yang sering keluar kota, disini diawasi cuma sm uwa dan bibinya aja,” ucapnya.

Diwaktu yang sama awak media berkoordinasi dengan Babinsa serta Bhabinkamtibnas Desa Pasir Gombong (Tempat YN tinggal), pihaknya mengaku “YN pernah dibawa ke Dinas Sosial. Nah mendengar kejadian ini kita jadi bingung langkah apa lagi yang harus kita ambil, mending ketauan orang waras sekalian bisa di bawa tindak secara hukum”, ungkap Tarya selaku Bhabinkamtibnas

Menindak lanjuti dari hasil musyawarah dari pihak Desa Pasir Gombong, kecamatan cikarang utara, awak media Reportase Nasional Group yang juga sebagai Anggota Wartawan Indonesia Bangkit Bersama (AWIBB) Bekasi Raya mencoba menghubungi pihak Dinas Kesehatan, melalui sambungan Chat Whatsaap kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi.

Dr.H Alamsyah selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi sudah mendengar dan menanggapi laporan tersebut,”Baik terimakasih atas laporannya, akan segera kami tindak lanjuti agar ODGJ nya bisa segera ditangani rawat inap.

(NT).

Tinggalkan Balasan