Daerah

Agus Eko Nugroho Pimpin Tim Penilai Validasi Lapangan IGA Tahun 2023 

932
×

Agus Eko Nugroho Pimpin Tim Penilai Validasi Lapangan IGA Tahun 2023 

Sebarkan artikel ini
008cf866 4bd2 415b ac47 9346f40ff53e

Dihadapan tim penilai Suhatri Bur menyebutkan, inovasi yang didaftarkan telah dilaksanakan di OPD terkait dalam pelayanan dan pengembangan ekonomi masyarakat. Dia berkomitmen bersama jajaran, akan terus berinovasi untuk peningkatan pelayanan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat diberbagai sektor di Kabupaten Padang Pariaman.

“Selama ini berbagai inovasi yang dimunculkan harus dirasakan oleh masyarakat. Itu adalah komitmen,” terangnya menambahkan.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Sementara, dari hasil kunjungannya Ketua Tim Penilai Agus Eko Nugroho bersama anggota menyampaikan, upaya membangun inovasi oleh setiap daerah patut diberikan apresiasi.

Karena menurutnya, itu merupakan salah satu upaya untuk memberikan kemudahan dalam pelayanan masayarakat dan menjadi salah satu kekuatan ketika inovasi itu diintegrasikan dengan stake holder lain, bukan hanya pada satu opd saja.
“Saya melihat Padang Pariaman melakukan itu, dengan melahirkan inovasi yang melibatkan banyak pihak dan stakeholder terkait dan saling berkolaborasi,” ungkapnya.

Lebih lanjut Agus Nugroho menilai, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman memiliki banyak keunggulan dalam berinovasi. Dia menyebut, inovasi yang ada di kolaborasikan dengan lembaga terkait seperti dengan dunia perbankan, bidang industri, bidang UMKM. Bahkan dengan pariwisata, pengusaha, dengan Kemenag melalui KUA nya, serta dengan Pengadilan Agama.

“Itu yang menjadi unggulan Padang Pariaman, semoga Padang Pariaman bisa di bawa menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” tuturnya menambahkan.

Satu hari di Padang Pariaman Tim Penilai IGA mengawali kunjungannya di Green Talao Park (GTP) dengan inovasi Kopi Desta (Kolaborasi Pembinaan Desa Wisata) dan berakhir di desa wisata Nyarai Lubuk Alung.

Kunjungan juga dilakukan di dua OPD pengampu lainnya. Digital e-life sebuah inovasi layanan di Disdukcapil untuk memudahkan masyarakat, kemudian Inovasi Ajoku Kece (Antar Jemput OSS Pelaku Usaha di Kecamatan) di DPMTP. (rd)

Tinggalkan Balasan