Daerah

Bali Jagadhita Resmi Dibuka Sinergi Mendorong Pertumbuhan, Pemberdayaan UMKM

141
×

Bali Jagadhita Resmi Dibuka Sinergi Mendorong Pertumbuhan, Pemberdayaan UMKM

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BALI – Bali Jagadhita V Tahun 2024 resmi dibuka pada 10 Juni 2024 di The Meru, Sanur. Strategic Flagship Event yang merupakan sinergi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali dan Pemerintah Provinsi Bali tahun ini mengusung tema “Guna Gina Wisata Bali Hita” yang artinya Bali Jagadhita 2024 bertujuan untuk mendorong pemberdayaan UMKM, investasi berkelanjutan, dan pariwisata berkualitas guna mendukung pertumbuhan ekonomi Bali yang kuat, berkelanjutan, dan inklusif.

Event tahunan yang telah memasuki penyelenggaraan tahun kelima akan berlangsung pada 10-14 Juni 2024 dengan mengintegrasikan kegiatan promosi perdagangan, pariwisata, dan investasi.

Advertisement
Scroll Kebawah Untuk Lihat Berita

Pembukaan Bali Jagadhita V Tahun 2024 dilakukan oleh Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Teten Masduki, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni P Joewono serta Penjabat Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya. Turut hadir pada pembukaan tersebut Duta Besar Polandia untuk Indonesia, Beata Stoczyńska, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf;

Penjabat Gubernur Bali, Sang Made Mahendra Jaya dalam sambutannya mengapresiasi penyelenggaraan acara Bali Jagadhita Tahun 2024. Kegiatan ini dapat membawa UMKM Bali menuju “Jagadhita” yang bermakna memberikan kebahagiaan dan kesejahteraan bagi masyarakat dan mendorong UMKM agar naik kelas, serta memperluas pasar baik di dalam maupun di luar negeri.

”Kegiatan Bali Jagadhita dapat mendukung transformasi ekonomi Bali melalui penguatan kerjasama perdagangan, pariwisata, dan investasi,” Ucap Mahendra.

Dalam kesempatan Leader’s Talk, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Doni Primanto Joewono menyampaikan bahwa cakupan promosi Bali Jagadhita tahun ini telah diperluas. Kegiatan promosi yang semula

difokuskan pada promosi perdagangan produk-produk UMKM, dalam Bali Jagadhita kali ini melibatkan promosi terintegrasi yang mencakup perdagangan, pariwisata, dan investasi. Promosi terintegrasi ini merupakan bentuk dukungan Bank Indonesia dan stakeholders terkait terhadap program transformasi ekonomi Bali yang mendorong pembangunan sektor-sektor unggulan selain pariwisata.

“Penyelenggaraan Bali Jagadhita diharapkan akan mendukung terwujudnya pertumbuhan ekonomi Bali dan Nusa Tenggara yang kuat, berkelanjutan, dan inklusif,” Ucap Doni.

Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Teten Masduki dalam keynote speech, menyampaikan UMKM merupakan elemen kunci dalam mengembangkan potensi domestik agar dapat menciptakan

perekonomian yang lebih baik. Kementerian Koperasi dan UKM saat ini ingin memperkuat peran koperasi dan UMKM dalam proses hilirisasi, salah satunya melalui Rumah Produksi Bersama untuk komoditas Kakao di Jembrana. Hal ini dilakukan agar UMKM mampu melakukan produksi dalam jumlah besar dan berkualitas untuk pasar baik di dalam maupun luar negeri.

”Perluasan akses pasar baik domestik maupun global, literasi digital, dan fasilitasi business matching, serta pembiayaan sangat diperlukan dalam pengembangan UMKM,” Tutup Teten.

Dalam rangka mendukung pariwisata yang berkualitas, Bank Indonesia juga telah memfasilitasi penandatanganan Nota Kesepahaman antara Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) dengan tiga Desa Wisata, yaitu Desa Wisata Taro, Penglipuran, dan Pemuteran. pada pembukaan Bali Jagadhita juga dilakukan seremonial pelepasan ekspor dan peluncuran proyek investasi yang siap ditawarkan (Investment Projects Ready to Offer atau IPRO) se-Balinusra.

Bank Indonesia juga memfasilitasi pertemuan antara calon investor dengan pemilik proyek berkualitas dan Pemerintah Daerah yang memiliki lahan potensial. Dalam Bali Jagadhita ini ditawarkan sebanyak 13 proyek clean and clear yang terdiri dari 5 proyek asal Bali, 6 proyek asal NTB dan 2 proyek asal NTT. Selain itu, terdapat 9 proyek yang ditawarkan (profiling), dan 10 lahan potensial miliki Pemda Bali yang turut ditawarkan kepada investor.

Melalui pameran one-on-one meeting diharapkan dapat dilakukan pembahasan potensi kerjasama lebih lanjut. Para investor juga dijadwalkan melakukan kunjungan langsung lokasi proyek potensial (site visit). Selain itu, beberapa layanan publik juga disediakan, termasuk pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) melalui Online Single Submission (OSS) oleh Pemerintah Provinsi Bali, layanan administrasi hukum umum, kekayaan intelektual, dan imigrasi oleh Kementerian Hukum dan HAM, serta layanan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Sementara itu, promosi perdagangan akan dilaksanakan pada tanggal 11-13 Juni 2024 di Living World Mall Denpasar melalui kegiatan pameran UMKM binaan/mitra Bank Indonesia Provinsi Bali, NTB dan NTT.

Disamping itu dalam kesempatan tersebut juga dilakukan beberapa rangkaian kegiatan antara lain business matching antara UMKM dengan perbankan, talkshow dan workshop UMKM, fashion show, hiburan serta perlombaan. Selanjutnya, kegiatan promosi pariwisata akan diselenggarakan pada 12-14 Juni 2024 di BICC, Nusa Dua.

(Tik/team).

 

BACA JUGA :  Komang Sudiarta Akhiri Hidup Dengan Gantung Diri