NASIONALXPOS.CO.ID, SERANG – Suasana khidmat menyelimuti kawasan Masjid Agung Banten Lama saat Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Banten, Amrullah, memimpin langsung pembacaan doa dalam acara Peringatan 400 tahun Syekh Yusuf Al-Makassari, Selasa (28/4/2026). Dalam kegiatan tersebut juga di hadiri menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon.
Dalam tiap bait doanya memohon keberkahan sekaligus mengenang warisan besar sang ulama yang menjadi simbol kekuatan iman dan perjuangan Nusantara.
Kakanwil Kamenag Provinsi Banten H. Amrullah mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menghidupkan kembali nilai-nilai spiritualitas, serta pemikiran mendalam yang ditinggalkan oleh tokoh besar Islam yang memiliki pengaruh luas hingga ke mancanegara.
Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, memberikan sambutan yang menggaris bawahi keistimewaan Syekh Yusuf sebagai pahlawan lintas benua. la menjelaskan bahwa sejarah mencatat Syekh Yusuf sebagai satu-satunya tokoh yang menyandang gelar pahlawan nasional di dua negara sekaligus.
“Saya kira beliau satu-satunya pahlawan nasional dari Indonesia yang juga diakui sebagai pahlawan nasional di Afrika Selatan, di Indonesia tahun 1995, dan di Afrika Selatan tahun 2005. Beliau adalah figur yang komplit karena mampu memadukan perjuangan pemikiran dan aksi nyata,” ungkap Fadli Zon di hadapan para tamu undangan.
Fadli Zon juga memaparkan rencana strategis pemerintah untuk melestarikan jejak sejarah sang ulama, termasuk memperkuat literasi karya-karyanya, dan membangun Museum Syekh Yusuf di Cape Town sebagai rumah budaya Indonesia. Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan restu langsung terhadap pembangunan museum tersebut guna menghormati sosok yang membawa “fajar Islam” di Afrika Selatan tersebut.
Mewakili Gubernur Banten, Staf Ahli Gubernur Zaenal Mutaqin turut menyampaikan pandangannya mengenai kedekatan historis Svekh Yusuf dengan Kesultanan Banten. la memandang peringatan ini sebagai puncak dari rangkaian kegiatan spiritual dan budaya yang sangat bermakna bagi masyarakat Banten
(Surya)












