“Tadi kita lihat masih banyak bangunan itu (kios) yang atasnya rembes, pengecatan juga perlu diperhatikan. Instalasi-instalasi juga masih berantakan. Seperti pemasangan kipas angin, masa rendah begitu,” ucap pria yang akrab disapa Jalu, usai sidak.
Pihaknya juga memberikan catatan bahwa pembangunan revitalisasi Pasar Anyar yang menelan anggaran kurang lebih sebasar Rp123 miliar dari APBN itu, harus segera disempurnakan.
“Agar kemudian bisa segera diselesaikan dan diserahterimakan dan para pedagang bisa menempati,” ujar Jalu.
Diketahui, Komisi IV DPRD Kota Tangerang sudah dua kali melakukan kunjungan kerja (Sidak) ke proyek revitalisasi Pasar Anyar tersebut.
Jalu mengatakan, hasil sidak Komisi IV ini akan dibawa dan disampaikan ke BPPW (Balai Prasarana Permukiman Wilayah) Provinsi Banten.
“Dalam waktu dekat kita akan ke BPPW di Banten, mungkin bersama-sama tim teknis PD Pasar untuk menyampaikan apa saja kekurangan di Pasar Anyar ini,” kata dia.
“Sehingga di bulan Juli nanti bisa segera diselesikan sempurna dan ditempati pedagang Pasar Anyar. Kita berharap proyek ini bulan Agustus clear semuanya,” sambung politisi partai Gerindra ini. (Rizky)














