Daerah

Festival SIJALU ke-10 dan Seminar Kebangsaan, Momentum Penguatan Budaya

210
×

Festival SIJALU ke-10 dan Seminar Kebangsaan, Momentum Penguatan Budaya

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG – Festival Silaturahmi Jawara dan Ulama (SIJALU) ke-10 digelar meriah di Gedung Gyokai Indonesia Kompeten, Jeungjing, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang, Sabtu (30/8/2025). Acara yang diselenggarakan oleh Bidang Kebudayaan Seni Tari Kesti Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (Kesti TTKKDH) ini berkolaborasi dengan Ikatan Keluarga Alumni Kebangsaan Lemhannas (Ikabnas) RI Angkatan ke-219.

Festival ini tidak hanya menampilkan seni budaya Nusantara, tetapi juga diisi dengan Seminar Kebangsaan bertema “Membangun Generasi Emas 2045”, menghadirkan narasumber berkelas nasional, di antaranya:

  • Kolonel Dr. Alton E.H., ST., M.Si (Lemhannas RI)
  • Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, IPU (Dewan Pengarah BRIN)
  • Letkol Inf. G. Borlak, S.Sos., M.M. (Ketua IKABNAS Angkatan 219)

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol. Andi M. Indra Waspada, S.H., S.I.K., M.M., M.Si, mengapresiasi acara SIJALU sebagai ajang silaturahmi lintas kalangan.

“Festival ini bukan hanya pelestarian budaya Nusantara, tapi juga wadah memperkuat sinergisitas kebangsaan. Seminar kebangsaan yang digelar menjadi momentum penting untuk menumbuhkan semangat persatuan,” ujarnya.

Menurutnya, sinergi antara jawara, ulama, budayawan, dan masyarakat tradisional sangat berperan dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.

Deputi Kebangsaan Lemhannas RI, Mayjen TNI Dr. Rido Hermawan, M.Sc, menegaskan bahwa kekuatan bangsa bertumpu pada dua hal utama, yaitu keamanan dan kesejahteraan.

“Jawara adalah mereka yang belajar ilmu untuk kebaikan, sementara ulama memberikan nilai spiritual. Keduanya saling melengkapi untuk membangun bangsa yang beradab dan sejahtera,” tegasnya.

Acara SIJALU juga diramaikan dengan pertunjukan seni tari khas Jawa dan Papua, sebagai wujud nyata kebhinekaan. Selain itu, akan digelar Lomba Pencak Silat Pemula Kesti TTKKDH dengan 100 peserta pada Minggu (31/8).

CEO Gyokai Indonesia Kompeten, Teguh Imam Pambudi, SE, menyebut Festival SIJALU ke-10 dikemas lebih berbeda.

“Kali ini kami selipkan materi kebangsaan agar jawara dan ulama semakin memahami arti kebhinekaan. Tujuannya membangun persatuan yang berkebangsaan,” jelasnya.

Sejumlah tokoh turut hadir dalam Festival SIJALU, di antaranya:

  • Mayjen TNI Dr. Rido Hermawan, M.Sc (Deputi Kebangsaan Lemhannas RI)
  • Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, IPU (Dewan Gubernur BRIN)
  • Damara (Sekretaris MenPANRB)
  • Letkol Inf. Yudho Setyono, S.H. (Dandim 0510 Tigaraksa)
  • KH. Syarifuddin, S.Pd.I. (Ketua BAKOMUBIN Tangerang)
  • KH. Zuhri (Ketua Ponpes Asmaul Husna)
  • KH. Hafis Gunawan, S.Pd.I. (Ketua NU Provinsi Banten)

Festival ini menjadi momentum penting bagi para penggiat budaya, ulama, dan jawara untuk memperkokoh nilai-nilai kebangsaan serta menjaga kerukunan dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. (Adit Edi S)

Tinggalkan Balasan