by

Gelar Virtual dan Turun ke Lapangan, Demo Buruh di Kawasan Modern Cikande Tertib

NASIONALXPOS.CO.ID, KABUPATEN SERANG – Puluhan buruh tergabung Federasi Serikat Pekerja Kimia Energi Pertambangan Minyak Gas Bumi dan Umum (FSPKEP) menggelar aksi unjuk rasa di depan kawasan industri modern Cikande, Senin (12/4/21).

Sampaikan beberapa tuntutan, Ketua DPC FSPKEP Kabupaten Serang Yon Sepriyanto putra mengatakan kepada media ada beberapa tuntutan yang akan disampaikan oleh serikat buruh. Diantaranya meminta Mahkamah Konstutisional (MK) untuk membatalkan Omnibus UU Ciptaker No 11 tahun 2020.

” Ada beberapa tuntutan yang akan kami sampaikan melalui virtual ini yaitu Cabut Undang undang omnibus law, batalkan undang omnibus law, cabut undang undang No 11 tahun 2020 ” Ucap Yon.

Lanjut Yon, bahwa telah mengintruksikan perwakilannya sebanyak 50 orang dan dibagi para buruh ada di pabrik dan juga yang melalui media sosial.

“Hari ini kami hanya mengintruksikan perwakilan saja kurang lebih 50 orang soalnya ada di pabrik tapi mereka melakukan aksi virtual juga menggunakan IG, Facebook dan yang lain untuk menyuarakan keinginan atau tuntutan kami kaum buruh ” imbuhnya mengakhiri.

Senada disampai Arif selaku ketua PUK Arwana nuansa keramik dari federasi SPKEP-KSPI mengatakan bahwa menuntut penolakan UU omnibus law yang masih di Judicial review di MK.

“Aksi ini aksi virtual untuk penolakan Omnibus law dan pencabutan Undang undang no 11 tahun 2020 yang masih di Judicial review di MK, dan harapannya pemerintah bisa mencabut Undang undang yang merugikan kaum buruh ” ucap Arif.

Pantauan media aksi yang dimulai pukul 10.00 hingga 12.00 siang ini berjalan dengan lancar, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan tampak kepolisian Polres Serang berjaga jaga mengamankan aksi yang berjalan damai tersebut. (Syt)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed