Daerah

Jalan Raya Cikande – Songgom dan Kampung Parigi Wetan Terendam Banjir

2939
×

Jalan Raya Cikande – Songgom dan Kampung Parigi Wetan Terendam Banjir

Sebarkan artikel ini
IMG 20210207 WA0035

NASIONAXPOS.CO.ID, KABUPATEN SERANG – Jalan raya cikande – songgom desa parigi kecamatan cikande kabupaten serang hampir terputus akibat tergenang air setinggi 1 meter, ini terjadi akibatkan tidak ada nya saluran drainase di titik banjir, Sabtu (06/02/21).

Pantauan awak media tidak adanya saluran drainase di lokasi titik banjir, hal ini diperparah saluran drainase yang seyogyanya untuk aliran air diduga ditutup cor semen tepat di depan PT IKI bersampingan dengan PT Inti global terletak di desa parigi, entah disengaja atau tidak setiap sisi ruas jalan harus ada saluran drainase karena tata ruang nya seperti itu.

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Muhaimin (40) warga desa songgom saat ditemui awak media dilokasi banjir mengatakan bahwa genangan air setinggi sekitar 1 meter ini sangat mengganggu aktifitasnya.

“ya pak, saya tiap hari jalan sini tapi sekarang tidak bisa lewat karena banjir sekitar 1 meteran, saya berharap dibuat saluran air drainase biar ada aliran air dan tidak banjir supaya airnya cepat surut, kalau jalan ini tergenang air mengganggu aktivitas ” ucap muhaimin.

Bukan hanya akses jalan tersebut yang tergenang air melainkan perkampungan dibelakang pabrik tersebut turut tergenang air hingga akses jalan terputus.

IMG 20210207 WA0034

Seperti kampung parigi wetan rt 04 rw 04 desa parigi kecamatan cikande ini terletak dibelakang pabrik tersebut tiap musim hujan menjadi langganan banjir sampai saat ini masih tergenang air bahkan memutus akses jalan menuju kampung tersebut.

Seperti di katakan salah satu warga tersebut Mumu (31) mengatakan kampungnya terendam diakibatkan saluran air diduga tertutup oleh pabrik tersebut, bahkan setiap musim hujan kampungnya langganan banjir.

IMG 20210207 WA0033

” hampir tiap hujan seperti ini pak, penyebab banjir selain air hujan juga meluap nya air cidurian, di tambah irigasi jalan air tidak lancar dikarnakan ke tutup pihak perushaan Pt Inti global dan Pt. Iki pabrik yang produksi hebel dan baja ringan pak ” ujar mumu.

” saya berharap ada solusinya hampir tiap musim hujan seperti ini (banjir -red) dulu pernah warga sini temuin pihak pabrik untuk membuat saluran air agar kampung saya tidak langganan banjir namun janji janji terus sampai sekarang tidak terealisasi ” tukas mumu mengakhiri. (Syt)

Tinggalkan Balasan