oleh

Komitmen Perangi Narkoba, Pemkot Baubau Terus Lakukan Kegiatan Kolaboratif Bersama BNN

NASIONALXPOS.CO.ID, BAUBAU, SULTRA – Dalam upaya penanggulangan Narkotika di Kota Baubau, Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau terus melakukan kegiatan-kegiatan kolaboratif bersama Badan Narkotika Nasional (BNN). Kegiatan-kegiatan kolaboratif ini merupakan wujud dari komitmen Pemkot Baubau dalam memerangi Narkoba.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse, saat menjadi narasumber pada kegiatan Gerakan Nasional Revolusi Mental Seri Pencegahan Narkotika, yang diikuti secara virtual di ruang kerjanya, Selasa (28/9/2021). Kegiatan ini diinisiasi oleh Universitas Muhamadiah Buton (UMB) bekerja sama dengan Gerakan Nasional Revolusi Mental.

Kegiatan tersebut juga turut melibatkan BNN, pihak Kepolisian, dan Pemerintah Kota Baubau sebagai narasumber, serta diikuti oleh Mahasiswa UMB, baik secara virtual maupun melalui canel Youtube. Dalam kegiatan ini, La Ode Ahmad Monianse memaparkan tentang apa peran Pemerintah Kota dalam upaya penanggulangan Narkoba di Baubau.

La Ode Ahmad Monianse memaparkan, pihaknya bersama BNN telah menetapkan 5 Kelurahan sebagai Kelurahan Bersih Narkoba (Kelurahan Bersinar). Yaitu Kelurahan Lanto, Kelurahan Wameo, Kelurahan Sulaa, Kelurahan Wale, dan Kelurahan Bukit Wolio Indah. Selain itu, pihaknya juga melakukan kegiatan Tes Urine, serta penyuluhan tentang bahaya Narkoba di semua kalangan masyarakat.

“Semua kegiatan ini adalah merupakan komitmen kami dari Pemerintah Kota Baubau untuk memerangi narkoba ini. Selain itu, ini juga merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dan Prekursor Narkotika,” ujarnya.

Wakil Wali Kota ini juga menuturkan, pihaknya juga telah berkomitmen untuk melakukan pembinaan atau penguatan Ekonomi terhadap kelompok-kelompok masyarakat yang rentan terhadap paparan Narkoba. Baik kepada yang sudah terpapar maupun yang belum, tetapi sangat rentan secara Ekonomi dan berpotensi untuk menjadi sasaran para pengedar.

“Ini menjadi perhatian Pemerintah dalam upaya peningkatan kapasitas mereka, baik dari segi keterampilan maupun dari segi permodalan. Semua ini bertujuan agar mereka bisa hidup layak dan melepaskan diri dari ketergantungan terhadap pihak-pihak lain yang bisa mempengaruhi mereka untuk masuk di bisnis haram ini,” tuturnya.

Ditambahkan, peran yang paling strategis adalah komitmen yang kuat dari Wali Kota Baubau Dr. H. AS Tamrin, MH. untuk memerangi Narkoba. Dari komitmen yang kuat tersebut, Pemerintah Kota Baubau di bawah kepemimpinan Dr. H. AS Tamrin, MH. telah menghibahkan sebidang tanah seluas ± 5000 M² untuk pembangunan kantor BNN lengkap dengan klinik rehabilitasinya.

“Ini satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Baubau di bawah kepemimpinan bapak Dr. H. AS Tamrin, MH. Beliau tidak hanya sekedar mengatakan tidak untuk Narkoba, namun beliau benar-benar mau memerangi Narkoba ini, agar tidak ada ruang yang terbuka bagi para pengedar di Kota Baubau,” imbuhnya.

Lebih lanjut La Ode Ahmad Monianse mengungkapkan, pihaknya juga akan mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) sebagai pedoman dalam melakukan perencanaan, pembinaan, dan pelaksanaan kegiatan. Di mana, draf dari Perda tersebut sudah dalam tahap pembahasan, dan selanjutnya akan ajukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.

“Jadi Pemerintah Kota Baubau benar-benar berupaya untuk melawan Narkoba ini, dan salah satu bentuk dari perlawanan itu memang kita tidak bisa hanya sekedar mengatakan tidak. Akan tetapi, kita harus merencanakan, membiayai, dan melaksanakan kegiatan itu. Inilah yang disebut dengan komitmen yang bulat dan utuh,” pungkasnya.(NDS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed