Sadu begitu piawai memainkan kontras antara komposisi goresan-goresan warna yang berada dalam bentuk atau figur dengan warna latar belakang putih merata (flat), tanpa mempertegas bentuk dengan kontur garis (outline).
Hal itu menandakan pendekatan artistiknya memang berada dalam radius tradisi seni lukis (painting). Pengalamannya melawat ke Eropa dan Jepang kemungkinan besar memberikan inspirasi visual yang memberikan pengayaan penguatan pada capaian estetika dalam karya-karyanya.
“Setiap karya-karya saya selalu tersisip konten muatan tematik, saya tidak ingin eksplorasi hanya berhenti pada capaian artistik. Sampai saat ini karya saya tidak pernah menjadi total abstrak dan formalistis,” imbuhnya.
Bagi Sadu karya-karyanya adalah wahana bagi penjelajahan pikiran dan perasaannya, diekspresikan dengan komposisi warna-warna yang kontras seperti hijau bertemu jingga dan ditimpa dengan hitam. (Tik)








