Dalam sambutannya, Azharisman Rozie menekankan bahwa IPDN sebagai perguruan tinggi kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri RI memiliki misi mencetak pemimpin muda yang profesional dan siap mengabdi. “Magang ini bertujuan memberikan pengalaman lapangan langsung bagi praja, sehingga mereka dapat memahami praktik nyata dalam penyelenggaraan pemerintahan,” ujarnya.
Sementara itu, Juhaini menyampaikan bahwa sebanyak 18 praja IPDN asal Kota Pangkalpinang telah mengikuti program magang selama 30 hari. Mereka ditempatkan di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, dan kelurahan di lingkungan Pemkot Pangkalpinang.

“Melalui program ini, para praja tidak hanya belajar teori, tetapi juga menyaksikan dan berpartisipasi dalam pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan secara langsung. Ini penting sebagai bekal sebelum mereka ditempatkan di instansi terkait ke depannya,” ungkap Juhaini.
Dengan adanya program ini, diharapkan para praja IPDN dapat menjadi SDM unggul yang adaptif, profesional, dan memahami dinamika birokrasi lokal, khususnya dalam mendukung pelayanan publik di era digital dan transformasi pemerintahan. (Toto)













