NASIONALXPOS.CO.ID, PANGKALPINANG – Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Pangkalpinang, Bunda Hj. Susanti Saparudin, S.E., mendorong optimalisasi pelayanan Posyandu melalui penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Langkah ini diharapkan menjadikan Posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat yang lebih terpadu hingga tingkat kelurahan.
Hal tersebut disampaikan Susanti saat melakukan kunjungan rutin ke Posyandu Kelurahan Air Mawar, Jumat (5/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan berjalan optimal sekaligus memantau implementasi transformasi Posyandu.
Dalam kunjungan itu, Susanti meninjau langsung pelayanan bagi balita dan lansia serta berdialog dengan para kader dan tenaga kesehatan yang bertugas.
Menurutnya, Posyandu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan dalam upaya promotif dan preventif kesehatan masyarakat. Pelayanan rutin setiap bulan menjadi sarana penting untuk memantau kondisi kesehatan sekaligus mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini.
“Melalui Posyandu inilah kita bisa mengetahui perkembangan kesehatan masyarakat. Baik balita maupun lansia dapat dipantau secara rutin sehingga apabila ada gejala atau risiko penyakit bisa diketahui lebih awal dan segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Susanti juga meminta para kader Posyandu lebih aktif melakukan pendekatan kepada masyarakat atau jemput bola, khususnya dalam meningkatkan kesadaran imunisasi anak, pemantauan tumbuh kembang balita, serta pemeriksaan kesehatan lansia.
Ia menilai kader memiliki posisi penting sebagai penghubung antara masyarakat dan fasilitas pelayanan kesehatan di lingkungan masing-masing.
“Kader harus terus aktif mengajak masyarakat datang ke Posyandu. Imunisasi harus lengkap, tumbuh kembang anak harus dipantau, begitu juga kesehatan lansia. Semakin cepat diketahui suatu masalah kesehatan, semakin baik penanganannya,” katanya.
Selain pelayanan rutin, Susanti mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis melalui fasilitas pelayanan kesehatan, termasuk puskesmas. Ia mengimbau warga tidak menunggu sakit untuk memeriksakan kondisi tubuh, tetapi membiasakan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
Dalam kesempatan tersebut, Susanti turut menyoroti transformasi Posyandu yang kini tidak lagi terbatas pada pelayanan kesehatan ibu dan anak. Posyandu telah mengemban peran lebih luas dengan mendukung enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM).
Keenam bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.
Transformasi ini diharapkan mampu memperkuat fungsi Posyandu sebagai wadah pelayanan terpadu yang dapat menjawab berbagai kebutuhan dasar masyarakat.
Melalui pembinaan dan pemantauan secara berkala, Tim Pembina Posyandu Kota Pangkalpinang berharap optimalisasi enam SPM dapat berjalan efektif sehingga manfaat pelayanan semakin dirasakan masyarakat hingga tingkat kelurahan.















