“Rudi Maesyal (Maesyal Rasyid) sudah harus melakukan evaluasi Karna ini ada dugaan jangan – jangan kepala satpolPP memang sengaja membuat kegaduhan degan membiarkan mereka tetap buka yang secara langsung dan tidak langsung menjatuhkan citra bupati,” ungkap H. Tatang Sago.
Hal senada diungkapkan Saiful Basri, Aktifis sekaligus penggiat sosial yang menilai aksi yang rencananya bakal dihelat dalam waktu dekat tersebut adalan bentuk keprihatinannya terhadap penegakan perda di kabupaten Tangerang.
“Hasil dari konsolidasi kami dengan Bang Haji TS ( Tatang Sago), tentunya kita pun sepakat akan melakukan gerakan aksi nyata kita buktikan nanti dilapangan,” kata aktifis yang akrab disapa Marcel.
Marcel mengungkapkan, aksi tersebut tentunya tidak akan terjadi apabila pemerintah dalam hal ini satpolPP dapat bekerja sesuai dengan apa yang telah diamanahkan bukan malah justru sebaliknya.
“Jangan jangan diduga malah sengaja dbiarkan ini tempat tetap beroperasi,” ungkap Marcel.
Meski begitu Marcel enggan memberikan informasi kapan aksi razia yang akan digelarnya tersebut.
“Pastinya dalam waktu dekat akan kita info, kalau kita kasih tau disini nanti mereka malahan pada tutup,” kata Marcel.
Sayangnya hingga berita ini dilansir belum ada pernyataan resmi dari Bupati Tangerang H. Maesyal Rasyid terkait aksi razia yang bakal dilakukan sejumlah elemen masyarakat tersebut.













