Pendidikan

SMP Negeri I Hilimagai Butuh Perhatian Pemerintah

1069
×

SMP Negeri I Hilimagai Butuh Perhatian Pemerintah

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, NIAS SELATAN – Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan yang berkualitas, harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai, namun Ironi yang terjadi di SMP Negeri I Hilimagai desa Togizita kecamatan Hilimagai kabupaten Nias Selatan provinsi Sumatera Utara, kondisi bangunan sekolahnya sangat memprihatinkan, sehingga Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) menjadi terganggu.

SMP Negeri I Hilimagai, butuh dukungan sarana dan prasarana dari Pemerintah, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi ataupun Pemerintah Daerah melalui Instansi terkait (Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Selatan) untuk renovasi bangunan sekolah yang rusak parah.

BACA JUGA :  Nek Mariam Janda Jompo Butuh Perhatian Pemerintah

Salah satunya yang dibutuhkan oleh SMP Negeri I Hilimagai adalah renovasi lokal dan pagar sekolah.

Saat diwawancarai Nasionalxpos.co.id Kepala sekolah SMP Negeri I Hilimagai, Beze Nduru, S.pd mengatakan, kepada Pemerintah, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi ataupun Pemerintah Daerah, “kami ingin renovasi lokal dan pagar sekolah menyangkut kenyamanan kegiatan belajar.” Ujarnya. Senin (11/10/2021).

BACA JUGA :  Yayasan Islam an-Nahl Darrusalam Butuh Perhatian Pemerintah

“Kami sangat mengeluhkan, mohon perhatian Pemerintah untuk dapat memberikan bantuan perbaikan ruang kelas yang sudah tidak layak ini, baik dari atap bocor, plafonnya, lantai dan termasuk dinding yang banyak retak. Kepada pihak dinas pendidikan agar bisa memperhatikan dan perbaikan ruang guru dan ruang kelas. tujuan agar memberikan rasa aman dan nyaman bagi pelajar maupun pendidik. Dikarenakan bangunan gedung sekolah yang tidak layak dihuni untuk belajar mengajar,” Tambahnya.

Ditempat yang sama Polinus Gulo, S.Pd, selaku guru mengatakan, sebetulnya saya tidak nyaman dan saya tidak bisa konsentrasi untuk mengajar apa lagi bangunan yang sudah rusak parah mulai dari atap bocor, plafon, lantai, termasuk dinding dah banyak yang retak,” Keluhnya. (Peniaro)