- Penetapan status siaga darurat
- Pembentukan posko dan personil Satgas
- Apel siaga Karhutla
- Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)
- Bantuan helikopter patroli dan water bombing
- Patroli darat dan udara berkelanjutan
- Clustering wilayah rawan Karhutla
- Dukungan dari APBD dan dunia usaha
- Upaya pembasahan dan pemadaman terpadu
- Program rewetting-revegetasi di lahan gambut
- Peminjaman alat berat bagi petani
“Sebanyak 62 Pos Jaga Satgas Karhutla telah didirikan di 6 kabupaten rawan, melibatkan TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan unsur masyarakat,” jelas Al Haris.
Menanggapi pemberitaan media, Gubernur Al Haris menegaskan pentingnya peran media dalam menyampaikan kondisi terkini secara akurat. Ia meminta agar media turut mengupdate informasi terbaru, bukan justru menayangkan peristiwa yang telah berlalu seolah-olah masih terjadi.













