Hal senada disampaikan Indra penggiat UMKM pedagang kerupuk khas Kampung Laut Tanjabtim. Indra berterima kasih, karena dengan bantuak modal UMKM ini, usahanya dapat semakin berkembang dan bisa mencapai pasar di beberapa kabupaten dalam Provinsi Jambi.
Indra berharap bantuan modal kerja ini dapat terus berjalan dan disalurkan kepada masyarakat yang sangat membutuhkan seperti dirinya.
“Alhamdulillah nian bang dapat bantuan modal usaha, sekarang sudah biso jualan ke luar kabupaten. Kami berharap Dumisake ini terus dilanjutkan, karena teraso nian membantu kami yang sedang mengembangkan usaha di Tanjabtim ini. Semoga Wo Haris dan Pak Sani lanjut 2 periode bang,” harap Indra.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jambi, Sardaini mengatakan dari tahun 2022 dan 2023 telah disalurkan penerima bantuan modal kerja mencapai 5.043 UMKM.
Hal ini disampaikan Sardaini, sudah mencapai target RPJMD Provinsi Jambi, dimana pada RPJMD ditargetkan 4.500 UMKM.
“Alhamdulillah sudah melebihi target RPJMD sampai akhir masa jabatan Gubernur dan Wagub Jambi, yakni 4.500 UMKM,” kata Sardaini.
Untuk tahun 2024 ini ditambahkannya, akan kembali disalurkan bantuan untuk 2.000 UMKM.












