Daerah

TPK Desa se-Kecamatan Kunduran Ikuti Bimtek Peningkatan Kapasitas

283
×

TPK Desa se-Kecamatan Kunduran Ikuti Bimtek Peningkatan Kapasitas

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BLORA –  Dalam upaya memperkuat kapasitas aparatur desa, Pemerintah Kecamatan Kunduran menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas bagi Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dari 25 desa di wilayahnya. Kegiatan berlangsung di Rumah Ndeso, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora, pada Kamis (6/11/2025).

Sebanyak 50 peserta mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Bimtek tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman TPK dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan desa agar berjalan sesuai peraturan, serta menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalitas.

Dalam sambutannya, Camat Kunduran, Suharto, menegaskan bahwa TPK memiliki peran penting dalam keberhasilan pembangunan di desa.

“TPK adalah ujung tombak pelaksanaan pembangunan. Karena itu, setiap anggota harus memahami aturan pengelolaan keuangan dan tata cara pengadaan barang/jasa agar tidak terjadi kesalahan administratif maupun teknis,” ujar Suharto.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blora, Yayuk Windarti, menekankan pentingnya integritas dan profesionalitas dalam bekerja.

“Kami berharap melalui Bimtek ini, para TPK bisa memahami batasan kewenangan serta tanggung jawab dalam pengelolaan anggaran desa. Semua kegiatan harus dilaksanakan secara tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Yayuk.

Kegiatan juga menghadirkan Tenaga Ahli Kabupaten Blora, Bilal Arifin, serta Pendamping Desa Kecamatan Kunduran, yang menyampaikan materi teknis seputar pengelolaan keuangan desa dan evaluasi kinerja TPK.

Adapun topik yang dibahas meliputi:

  • Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.
  • Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pedoman Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa di Desa.
  • Evaluasi Kegiatan dan Rencana Kerja Tindak Lanjut (RKTL) oleh Achmad Sanawi.

Suasana Bimtek berlangsung penuh semangat dan interaktif. Para peserta aktif berdiskusi dan mencatat poin penting dari materi yang disampaikan. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga mempererat kolaborasi antarperangkat desa untuk mewujudkan pembangunan desa yang tertib dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kegiatan ditutup dengan harapan agar ilmu yang diperoleh dapat diterapkan secara nyata di lapangan, demi menciptakan desa yang maju dan berdaya saing.

(Riyan)

Tinggalkan Balasan