TNI & Polri

Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Maung 2026, Polda Banten Tegaskan Komitmen Wujudkan Kamseltibcarlantas

69
×

Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Maung 2026, Polda Banten Tegaskan Komitmen Wujudkan Kamseltibcarlantas

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, SERANG – Polda Banten menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Maung 2026 yang berlangsung di Lapangan Apel Polda Banten, pada Senin (02/02). Kegiatan ini menjadi tanda dimulainya Operasi Keselamatan Maung 2026 sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).

Polda Banten melaksanakan Operasi Keselamatan Maung 2026 selama 14 hari, terhitung mulai tanggal 2 hingga 15 Februari 2026, dengan melibatkan sebanyak 460 personel. Operasi ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum secara humanis, edukatif, dan profesional melalui pemanfaatan teknologi informasi.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Apel gelar pasukan dipimpin Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan selaku Inspektur Upacara dan dihadiri Irwasda Polda Banten Kombes Pol Iwan Sonjaya, para Pejabat Utama Polda Banten, serta unsur instansi terkait. Apel ini merupakan tahapan penting sebagai bentuk pengecekan akhir terhadap kesiapan personel, sarana dan prasarana, sekaligus untuk menyamakan persepsi serta pola tindak seluruh pemangku kepentingan.

Dalam amanatnya, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan menyampaikan bahwa dengan kesiapan yang matang dan sinergi yang solid, diharapkan pelaksanaan Operasi Keselamatan Maung 2026 dapat berjalan secara optimal, profesional, dan humanis. “Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Maung 2026 merupakan momentum penting untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, sekaligus menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan agar operasi berjalan optimal, profesional, dan humanis, Dengan kesiapan yang matang dan sinergi yang solid, kami optimistis Operasi Keselamatan Maung 2026 mampu menjawab kompleksitas permasalahan lalu lintas di wilayah hukum Polda Banten, terutama menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar Wakapolda Banten.

Selain itu, Wakapolda Banten juga memaparkan hasil evaluasi Operasi Keselamatan Maung Tahun lalu 2025 yang menunjukkan adanya peningkatan signifikan. “Berdasarkan jumlah pelanggaran lalu lintas dibandingkan tahun sebelumnya. Tercatat penindakan melalui ETLE mencapai 2.787 pelanggaran atau meningkat 120 persen, tilang manual sebanyak 1.781 pelanggaran, serta 8.533 teguran lisan dan tertulis. Meskipun jumlah kecelakaan lalu lintas menurun sebesar 15 persen, tingkat fatalitas korban justru meningkat 47 persen. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa permasalahan keselamatan berlalu lintas masih memerlukan penanganan yang lebih serius dan berkelanjutan, terutama terkait rendahnya disiplin dan kesadaran masyarakat, khususnya pengguna sepeda motor yang menjadi penyumbang terbesar pelanggaran dengan 1.132 pelanggar dan 23 kasus kecelakaan. Data ini menjadi perhatian serius bagi kita semua bahwa keselamatan berlalu lintas masih membutuhkan penanganan yang konsisten dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Adapun sasaran operasi difokuskan pada berbagai potensi gangguan keselamatan berlalu lintas, antara lain penggunaan handphone saat berkendara, tidak menggunakan helm atau sabuk pengaman, pengemudi di bawah umur, melawan arus, melebihi batas kecepatan, penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi, serta penggunaan kendaraan pribadi sebagai angkutan umum.

Wakapolda Banten juga menekankan yang harus dipedomani dan dilaksanakan seluruh personel selama operasi berlangsung, yaitu :
1. Membangun kemitraan dan sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
2. meningkatkan pembinaan dan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat
3. memperbanyak kegiatan sosialisasi ke sekolah kampus dan perusahaan-perusahaan.
4. melaksanakan rem cek serta pemeriksaan kesehatan pengemudi secara terpadu.
5. mengoptimalkan penegakan hukum melalui ETLE dan teguran yang Humanis.
6. menghindari segala bentuk tindakan kontra produktif yang dapat mencederai Citra Polri

Diakhir, Wakapolda Banten mengimbau seluruh personel agar senantiasa berdoa sebelum bertugas, “saya menghimbau kepada seluruh personil agar senantiasa berdoa sebelum bertugas mengutamakan keselamatan diri dan masyarakat menjaga soliditas serta Sinergi antar instansi dan melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab serta sikap yang Humanis,” pungkas Wakapolda Banten.

(Adit Edi.S).

Tinggalkan Balasan