Daerah

Kejurda X Pagar Nusa Jateng Diluncurkan, Arief Rohman Tekankan Konsolidasi dan Kemandirian

64
×

Kejurda X Pagar Nusa Jateng Diluncurkan, Arief Rohman Tekankan Konsolidasi dan Kemandirian

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, SALATIGA – Ketua PW Pagar Nusa Jawa Tengah, Arief Rohman, menegaskan pentingnya penguatan konsolidasi organisasi hingga ke tingkat perguruan tinggi, pondok pesantren, dan sekolah. Hal ini disampaikannya dalam acara halalbihalal sekaligus peluncuran Kejuaraan Daerah (Kejurda) X Pagar Nusa Jawa Tengah.

Kegiatan yang digelar di Padel Beans Resto pada Minggu (19/4/2026) tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Sekretaris PW NU Jawa Tengah Muhamad Hanif serta jajaran pengurus dan pimpinan cabang Pagar Nusa se-Jawa Tengah. Tausiah disampaikan oleh Nasrullah Afandi.

Dalam sambutannya, Arief Rohman yang juga menjabat sebagai Bupati Blora menekankan bahwa amanah dari pemerintah pusat harus dijalankan secara konsisten. Ia juga mengungkapkan bahwa Pagar Nusa Jawa Tengah telah menjalin kerja sama strategis dengan 34 perguruan tinggi sebagai bagian dari penguatan kaderisasi.

“Ke depan, konsolidasi harus terus diperkuat, baik di perguruan tinggi, pesantren, maupun sekolah,” tegasnya.

Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan keuangan dari PC Pagar Nusa Sragen kepada pengurus wilayah. Arief mengapresiasi langkah tersebut sebagai inovasi penting dalam membangun kemandirian organisasi.

Menurutnya, salah satu gagasan yang berkembang adalah penerapan i’anah tsanawiyah dari anggota baru setiap tahun saat baiat. Dana tersebut diharapkan mampu mendukung berbagai program strategis, termasuk pelaksanaan Kejurda yang rutin digelar setiap tahun, hingga bantuan hukum bagi anggota di tingkat cabang.

Selain itu, muncul pula gagasan penerbitan sertifikat kelulusan yang ditandatangani pimpinan wilayah sebagai bentuk standarisasi santri Pagar Nusa.

Arief juga mendorong setiap cabang untuk mengembangkan potensi anggota di bidang olahraga serta memperkuat peran guru olahraga di lingkungan Ma’arif yang memiliki latar belakang Pagar Nusa.

Sementara itu, Muhamad Hanif menilai Pagar Nusa sebagai badan otonom yang unik karena mampu memadukan pembelajaran bela diri dengan penguatan organisasi.

“Ini menjadi kekuatan Pagar Nusa, tidak hanya membentuk fisik, tetapi juga kapasitas organisasi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pencak silat di lingkungan UIN Salatiga telah berkembang menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tersendiri, dan berharap Pagar Nusa terus menjadi benteng Nahdlatul Ulama.

Pada kesempatan tersebut, PW Pagar Nusa Jawa Tengah resmi meluncurkan Kejurda X yang akan digelar pada 26–27 April 2026 di Purwokerto. Ajang ini diharapkan menjadi sarana pembinaan prestasi sekaligus mempererat solidaritas antaranggota Pagar Nusa di seluruh Jawa Tengah. (Riyan)

Tinggalkan Balasan