Kondisi semacam ini, mendapat respon tamu lain yang bingung mengartikan awal mula sebab musababnya.
“Ada apa itu tadi, kok seperti mau geger di kantor Satreskrim mas?” celetuk pengunjung, bernada seakan menyelidik.
Lebih lanjut, menurut pria 47 tahun ini, tutur kata Bripka WA dan Bripka AR (Oknum.red) sangat menyinggung perasaannya yang sedang berupaya memperjuangkan keadilan masyarakat. Bahkan, pihaknya menilai jika peristiwa tersebut merupakan penghinaan.
“Ini kan penghinaan. Mereka tidak paham, bahwa sebenarnya pelayan masyarakat, pengayom dan pelindung. Maka mohon dukungannya, agar dua oknum ini, harap Kapolri segera memecatnya,” geram Ayah dua putri ini.
Untuk itu, dirinya berencana akan melaporkan tindakan kedua oknum yang mengenakan ‘Baret Biru Muda’ ini kepada Kapolri dengan mengirimkan sepucuk surat untuk tindak lanjut.
“Terkait dua oknum Provost tadi, kami akan berkirim surat ke Kapolri karena tindakannya yang tidak terpuji. Kami tadi sudah sopan, mau ijin dan bersalaman. Malah mereka menghalangi dan pasang badan. Kalau memang ada larangan (foto), kita tanya aturannya nomor berapa, tidak bisa jawab. Saya harap, Kapolri mencopot dua oknum provost tadi,” murka Hadi Barracuda.













