Dedi menambahkan bahwa musibah tersebut mungkin disebabkan oleh terpeleset.
“Kami tidak tahu pasti, hanya ada informasi bahwa ia dibawa ke RS dan kemudian meninggal,” jelasnya.
Saat ditanya mengenai penggunaan alat pelindung diri (APD) dan penerapan keselamatan kerja, Dedi menyatakan bahwa tanggung jawab tersebut berada di pihak pendamping Pamsimas.
“Pendamping Pamsimas seharusnya memberikan himbauan mengenai keselamatan. Dalam kegiatan swadaya, masyarakat sering kali tidak menggunakan APD,” ujarnya.
Peristiwa tragis ini mengingatkan pentingnya keselamatan kerja dan perlunya kesadaran akan penggunaan APD dalam setiap kegiatan berisiko. Diharapkan, ke depan, semua pihak dapat lebih memperhatikan keselamatan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa.
Pewarta: Agung Ch













