NASIONALXPOS.CO.ID, SERANG – Ata Sumarta Kepala Desa Teras Kopi Darat (Kopdar) Bersama Jajaran BPPKB Banten DPAC Kecamatan Carenang di lokasi pembuangan sampah liar tepatnya di Jalan Kampung Pengasinan Desa Teras Kecamatan Carenang Kabupaten Serang Banten, (15/9/22).
Dalam acara Kopdar antara Kepala Desa Teras dengan BPPKB Banten di tempat sampah sengaja untuk memantu atau mengetahui langsung warga mana yang buang sampah sembarangan di sepanjang jalan Kampung Pengasinan Desa Teras.
TONTON JUGA :
Sampah yang menumpuk sepanjang 100 meter di jalan kampung pengasinan berasal dari warga sekitar khususnya desa teras yang di buang secara sengaja maupun sambil lewat berangkat kerja dan jemput karyawan.
Ahmad Jeni selaku humas BPPKB Banten DPAC Carenang dengan rasa peduli dan kasihan terhadap lingkungan warga sekitar umumnya Kecamatan Carenang khususnya Desa Teras hingga adakan sinergi antara BPPKB Banten dengan Kepala Desa untuk pantau sekaligus bersihkan gundukan sampah yang menggunduk di sepanjang jalan.
“Apabila kita mau bekerja dan berinovasi sampah maka akan bisa menghasilkan uang apalagi yang lain, intinya yang terpenting adalah jangan malas terus berinovasi dan kreatif untuk mengelola sampah bisa jadi uang, “tegasnya.
Salah satu warga atas nama Ruba mengharapkan adanya tempat sampah dan kepedulian dari dinas terkait untuk mengadakan bak sampah sekaligus ada mobil pengangkut sampah dalam sebulan sekali agar tidak adanya gundukan sampah di sepanjang jalan.
“Penumpukan sampah yang tinggi akan mengakibatkan tercemarnya lingkungan dan udara dimana akan menimbulkan bau busuk akibat dari pembusukan sampah-sampah organik seperti sisa-sisa makanan, buah-buahan dan dampaknya lingkungan manjadi kotor akibat berserakan sampah-sampah seperti plastik, besi, kaleng dan lainnya, “ujar Ruba.
“Selain pencemaran lingkungan sampah juga sebagai sumber penyebar penyakit, misalnya disentri, typus dan lainnya, ” Tambahnya.
Ata Sumarta selaku Kepala Desa Teras mengatakan, temuan tersebut berdasarkan hasil pantauan langsung di lapangan bersama BPPKB Banten, di mana ketika itu menemukan banyak warga yang masih membuang sampah sembarangan.
“Warga membuang sampah menggunakan kendaraan pribadinya seperti motor dan mobil, mereka masih membuang sampah sembarangan di pinggir jalan, ” Ujarnya.
“Kurangnya kesadaran terhadap warga yang buang sampah sembarangan di pinggir jalan yang mengakibatkan pencemaran lingkungan bau tidak sedap saat para pengendara lewat dan pada warga sekitar sehingga akan menimbulkan sebuah penyakit,” Ungkap Ata selaku kades Teras.
“Buanglah sampah pada tempatnya, memisahkan sampah organik dan an-organik. Jagalah kebersihan sadarlah sampah itu sumber penyakit dan mencemari suatu lingkungan,” Tandasnya. (Supartono)













