Video

Pengakuan Karyawati Korban Syarat ‘Tidur Bareng Bos’ Demi Kontrak

595
×

Pengakuan Karyawati Korban Syarat ‘Tidur Bareng Bos’ Demi Kontrak

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, BEKASI – Seorang karyawati akhirnya buka suara terkait kasus ‘tidur bareng bos’ atau staycation yang menjadi salah satu syarat memperpanjang kontrak kerja. Karyawati berinisial AD itu pun membeberkan perilaku bosnya.
“Yang dialami ya begitu setiap ketemu beliau, beliau selalu ngajak ‘ayo kapan jalan’, ‘kapan ketemu’, ‘kapan jalan bareng berdua’,” kata AD dalam keterangannya, Senin (8/5/2023).

Awalnya AD tidak bisa menolak mentah-mentah ajakan atasannya tersebut. Hal itu karena dia masih membutuhkan pekerjaan untuk memenuhi kebutuhan ekonominya. AD hanya bisa berdalih untuk mengulur waktu pertemuan.

Advertisement

“Aku di situ selalu alasan-alasan, karena di sisi lain saya juga butuh pekerjaan. Nggak mungkin langsung bilang ‘nggak lah’ makanya alasan ntar-ntar, diulur-ulur,” ujarnya.

Namun atasannya terus-menerus mengajak untuk bertemu. Terbaru, beberapa waktu yang lalu atasannya kembali mengajak untuk bertemu karena kontraknya habis pada Sabtu (13/5) mendatang.

“Sampai sekarang pun terakhir karena kebetulan aja aku mau selesai kontrak di tanggal 13 Mei ini, dia kayak nagih lagi ‘Ayok kan kamu mau perpanjangan, kapan nih jalan bareng berdua’,” jelasnya.

AD mengaku akhirnya berani menolak ajakan itu. Atasannya itu pun, kata AD, juga langsung mengancam tidak akan memperpanjang kontrak.

“Aku kan lama-lama risi ya, jadi aku tekenin lagi aku nggak bisa jalan berdua bareng. Karena aku juga punya cowok, terus sudah gitu harga diri. Nagih-nagih terus. Di situ aku langsung ngambil keputusan nggak mau. Kemudian, dia langsung kayak ‘ya sudah kamu habis kontrak aja nggak diperpanjang,” jelasnya.

Korban mengaku trauma dengan ajakan atasannya tersebut. Korban kemudian melaporkan atasannya ke Polres Metro Bekasi. Laporan tersebut sudah teregister dengan nomor LP/B/1179/V/2023/POLRES METRO BEKASI/POLDA METRO JAYA.

“Ya trauma aja, tekanan batin juga,” imbuhnya.

Korban menjelaskan dia tidak hanya satu kali diajak ‘staycation’ oleh atasannya. Korban selalu mengulur waktu agar pertemuan dengan bosnya tidak pernah terjadi.

Untuk diketahui, mulanya isu ‘tidur bareng bos’ atau staycation menjadi salah satu syarat memperpanjang kontrak kerja beredar di media sosial. Isu tersebut merebak diduga menimpa sejumlah karyawati di perusahaan di Cikarang, Bekasi.

Beberapa netizen mengemukakan hal serupa. Netizen menyebut hal itu juga terjadi di perusahaan di Bogor, bahkan ada juga di Tangerang.

 

Sumber : detikcom

BACA JUGA :  Komunitas Anduk Merah Indonesia (KAMI) Bantu Material Bangunan Untuk Musolah Warga di Perumahan Bumi Nagara Lestari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *