“Kalau dirawat rutin, tanaman itu tahu sendiri kapan harus membalas. Yang penting sabar dan tidak ditinggal begitu saja,” tuturnya saat ditemui di kebun, Senin (19/1/2026) sore.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.
Lahir pada 15 September 1965, ayah tiga anak ini memandang bertani bukan sekadar aktivitas ekonomi, tetapi juga bentuk ikhtiar menjaga alam dan teladan kemandirian bagi generasi muda desa.














