Video

Razia Diduga Bocor, Aktifis: Jangan Sampai TKC Lebih Pintar dari 3 Pilar

1704
×

Razia Diduga Bocor, Aktifis: Jangan Sampai TKC Lebih Pintar dari 3 Pilar

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, TANGERANG – Petugas Gabungan melakukan Insfeksi Razia Mendadak kesejumlah kontrakan di wilayah Sepatan Kabupaten Tangerang, kamis, (15/12/2022) dini hari kemarin.

Penyisiran yang di pimpin Camat Sepatan H. Mohamad Supriatna menyisir, dua titik yaitu Pisangan Talang, dan Pisangan Cecere Desa Kayu Agung.

“Malam ini mulai pukul 22.00, kami jajaran Forkompimcam (Satpol PP, Polsek, dan Koramil Sepatan) melaksanakan Operasi Gabungan cipta kondisi ke tmpt “Kontrakan di Desa Sarakan, dan Desa Kayu Agung yang di duga menurut Informasi menjual miras melalui TKC, dan adanya dugaan informasi kontrakan yang di jadikan tmpt Esek-esek,” Kata Camat melalui pesan singkatnya.

BACA JUGA : Sejumlah Kontrakan di Sepatan Jadi Destinasi Wisata Lendir

BACA JUGA :  Apdesi Minta Masa Jabatan Kepala Desa Hingga 27 Tahun

Camat menegaskan, pada kegiatan penyisiran yang dilakukannya tersebut tidak menemukan adanya kontrakan yg menjual miras atau TKC dan kontrakan yg di jadikan tempat Esek-esek.

“Dan berdasarkan hasil Operasi Gabungan kami ke lokasi kontrakan di dua lokasi tersebut, Kami TIDAK MENEMUKAN tersebut,” Tulis Camat dalam pesan singkatnya.

Menanggapi hal tersebut, Dulamin Zhigo Aktifis sekaligus penggiat sosial mengaku mengapresiasi langkah yang diambil jajaran Camat dan Tiga Pilar.

BACA JUGA :  Putri Duyung Resort Taman Impian Jaya Ancol di Pademangan Terbakar

Dengan begitu, ruang gerak dari para pengusaha yang di duga menjual miras lewat TKC dapat lebih di persempit sehingga ke depannya tidak ada ruang bagi peredaran miras di wilayah Kecamatan Sepatan.

BACA JUGA : TKC, Istilah Para Penjaja Miras Plus Kehangatan di Sepatan

“Sudah bagus apa yang dilakukan Camat, karna bukan lagi menjadi rahasia, keberadaan TKC khususnya di wilayah Pantura sudah mulai meresahkan,” Ungkap Dulamin Zhigo.

Kendati demikianz Zhigo menilai, kegiatan penyisiran yang dilakukan jajaran Tiga Pilar kurang maksimal lantaran dua lokasi yang dituju dalam keadaan kosong.

“Ini sih di duga sudah bocor, namun minimal mereka menunjukan taring dan menggugurkan apa yang menjadi kewajiban mereka yakni menciptakan kondusifitas,” Ungkap Zhigo.

Ia berharap kegiatan penyisiran dapat rutin dilakukan, sehingga kondusifitas yang nyata dapat lebih di rasakan oleh Masyarakat Kecamatan Sepatan.

BACA JUGA :  Undian Umroh tak Kunjung Terealisasi, Oknum Ketua Ormas Terancam Dipidanakan

“Jangan sampai pengedar miras lebih pintar dari Tiga Pilar, Minuman keras dan Perempuan Malam seringkali memicu meningkatnya Kriminalitas, jadi sudah seharusnya ada tindakan tegas dan terukur dari jajaran Tiga Pilar,” Jelas Dulamin Zhigo.

(Red)