Selain menghadirkan karya-karya personal dan mutakhir para eksponennya, pameran kali ini yang bertajuk “Pinara Pitu” akan dikemas pula dengan pameran yang menghadirkan sisi historis berupa arsip-arsip Kelompok 7 baik berupa karya, dokumentasi foto, artikel dari para penulis, dan berbagai publikasi Kelompok 7 sebagai sebuah kelompok.
Pinara Pitu sebagai sebuah judul pameran merupakan sebuah frame yang diharapkan sebagai sebuah pintu masuk untuk melihat dinamika dan pergerakan artistik para eksponennya kini dengan keberagaman karakter artistik, konsep, dan cara berkesenian.
Pinara Pitu diambil, dan dimaknai secara lebih dinamis dari sebuah konsep Genta Pinara Pitu dalam teks Lontar Prakempa, dan Aji Gurnita, sebuah teks Bali yang membahas tentang suara, musik dalam filosofi Bali. Genta Pinara Pitu adalah sebuah konsep yang menguraikan tentang filosofis tujuh suara alam semesta yang berevolusi menjadi nada instrumental berbagai gamelan Bali.
(Tik)







