Video

Suara Misterius Dentuman dari Bawah Tanah di Sumenep Jatim, Gemparkan Warga

339
×

Suara Misterius Dentuman dari Bawah Tanah di Sumenep Jatim, Gemparkan Warga

Sebarkan artikel ini

NASIONALXPOS.CO.ID, JATIM – Peristiwa munculnya suara dentuman misterius yang menggemparkan, di ketahui muncul dari bawah tanah rumah salah satu warga, yang tinggal di Dusun Tengah, Desa Moncek Tengah, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep Jawa Timur.

Diketahui kejadian terdengarnya bunyi dentuman misterius yang baru kali itu terjadi di Sumenep yang terdengar, dari bawah rumah ini pertama kali disadari para warga pada hari Sabtu 12 Agustus 2023.

Advertisement
Scroll Kebawah Untuk Lihat Berita

Bunyi dentuman misterius yang terjadi di Sumenep terdengar seperti suara ketukan palu yang sangat nyaring hingga berulang kali.

Bunyi dentuman misterius di Sumenep tersebut pertama kali di ketahui oleh salah satu pemilik rumah yang kini telah mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Akibat kejadian munculnya bunyi misterius berupa suara dentuman di Sumenep, membuat beberapa warga yang panik memilih untuk mengungsi.

“Saat ini pemilik rumah mengungsi ketempat lain karena masih takut dan khawatir,” terang AKP Widiarti selaku Kepala Sub-Bagian Hubungan Masyarakat Polres Sumenep.

Dentuman misterius tersebut di duga terjadi secara berulang kali sejak pukul 09.45 sampai 10.20 WIB.

Tidak hanya satu rumah saja yang merasakan bunyi dentuman misterius tersebut, di ketahui bahwa total ada 5 rumah yang merasakannya.

Walaupun kini di ketahui bahwa suara dentuman misterius telah berhenti, namun para warga yang rumahnya, merasakan dentuman misterius tersebut masih memilih untuk mengungsi sebab khawatir akan terjadi sesuatu.

AKP Widiarti juga mengatakan bahwa hingga saat ini belum di ketahui asal muasal dari bunyi dentuman misterius tersebut.

Sehingga hal ini masih dalam penyelidikan para pihak terkait untuk mencari sumber dari bunyi misterius yang menggemparkan para warga Sumenep, Jawa Timur. (Red)

BACA JUGA :  Limbah Kopi di Pematang Tigaraksa Dikeluhkan Warga