Daerah

Proyek Pengaspalan Jalan Balong Ampel Diduga Abaikan K3

2219
×

Proyek Pengaspalan Jalan Balong Ampel Diduga Abaikan K3

Sebarkan artikel ini
IMG 20211002 WA0019

NASIONALXPOS.CO.ID, BEKASI – Proyek Pengaspalan Jalan Balong Ampel, Kecamatan Tambelang Kabupaten Bekasi, terpantau di lokasi melalaikan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), diduga ketebalan aspal hanya mencapai kurang lebih 1cm sampai 2cm, Jumat (01/10/2021).

IMG 20211002 WA0023

Advertisement
file 00000000f95871fa8381970073c004f3
Scroll kebawah untuk lihat berita lainnya.

Sebelumnya Para pekerja terlihat jelas tidak menggunakan helm, dan sepatu safety saat melakukan penghamparan aspal hotmix. Hal itu dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan para pekerja dan tentu saja telah menyimpang dari ketentuan semestinya.

Para pekerja pengaspalan seharusnya memenuhi standar K3 saat pekerjaan berlangsung, yakni wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) agar terhindar dari resiko panas aspal, serta wajib memasang rambu pembatas jalan. Bertujuan untuk mengurangi resiko terjadinya kecelakaan kerja dan kemacetan.

IMG 20211002 WA0021

Yusup Supriatna Ketua Divisi tim investigasi Lembaga Swdaya Masyarakat Komite Anti Mafia Peradilan dan Korupsi Republik Indonesia (LSM-KAMPAK-RI), dengan tegas mengatakan, berdasarkan pantauan di lapangan, hal itu sengaja dilalaikan oleh pelaksana proyek pekerjaan pengaspalan Jalan Balong Ampel dari CV. Sifa Mandiri selaku pemenang tender Pengaspalan Jalan Balong Ampel, Kecamatan Tambelang, Sumber Dana APBN tahun anggaran 2021, dengan nilai anggaran, Rp.198.848.988.00,- dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga Bina Kontruksi Kabupaten Bekasi.

“Terlihat jelas para pekerja langsung menuangkan aspal/hotmik di lokasi kegiatan tanpa melakukan penyemprotan debu atau membersihkan lokasi yg akan di aspal terlebih dahulu,” Ucap Yusuf.

Sambung Yusuf, para pekerja pakai sandal jepit, tidak pake helm,
ini sudah mengabaikan standar keselamatan kerja, dimana fungsi pelaksana pengawas seakan membiarkan dan tutup mata, ketinggian pengaspalannya pun variatif saat diukur hanya mencapai 1cm sampai 2cm,” Tandas Yusuf.

(Pirman Rudi/Team)

Tinggalkan Balasan